KENDARI, Kongkritpost.com-Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat kualitas pelayanan publik dengan mendorong efisiensi kinerja aparatur sipil negara (ASN). Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, saat memimpin apel gabungan ASN lingkup Pemprov Sultra di Lapangan Kantor Gubernur, Senin (6/4/2026).
Dalam arahannya, Gubernur mengungkapkan kebijakan penyesuaian pola kerja ASN, yakni empat hari bekerja di kantor mulai Senin hingga Kamis, serta satu hari bekerja dari rumah (WFH) setiap Jumat. Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri dan selaras dengan strategi nasional dalam menghadapi dinamika ketidakpastian global.
Menurutnya, kondisi global saat ini berpotensi memengaruhi ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG. Oleh karena itu, langkah efisiensi dinilai penting agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran tanpa mengganggu kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
“Penghematan aktivitas menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat, sehingga pelayanan tetap berjalan optimal,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penerapan WFH tidak boleh dimaknai sebagai pengurangan kinerja. Sebaliknya, produktivitas ASN harus tetap meningkat.
Untuk memastikan hal tersebut, evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala setiap bulan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
Selain itu, Pemprov Sultra juga mendorong lahirnya gerakan moral di kalangan ASN sebagai bentuk kesadaran bersama, bukan sebagai kewajiban formal.
Gerakan ini diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian ASN dalam mendukung efisiensi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Gerakan moral ini merupakan gerakan hati nurani untuk menumbuhkan empati ASN. Ini bukan perintah, melainkan ajakan agar tumbuh kesadaran untuk berkontribusi,” jelasnya.
Sebagai langkah konkret, Gubernur turut mendorong penggunaan sepeda sebagai alternatif transportasi sederhana yang dapat mendukung penghematan energi sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Di akhir arahannya, Gubernur mengingatkan seluruh ASN agar bekerja dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab, sehingga kualitas pelayanan publik semakin meningkat serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat terus terjaga*



