JAKARTA, Kongkritpost.com- Ini bukan lagi sekadar rencana. Kendari kini resmi berada dalam radar utama pemerintah pusat untuk agenda internasional.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, datang langsung ke Kantor Kemendagri di Jakarta, Senin (6 April 2026). Misinya satu: memastikan kesiapan dan mengunci dukungan pusat untuk pelaksanaan United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) Executive Bureau Meeting and Asia Pacific Forum 2026.

IMG 20260406 WA0175

Di ruang pertemuan itu, laporan disampaikan lugas. Persiapan terus dipacu—dari infrastruktur, akomodasi, hingga sistem pengamanan. Kendari tidak ingin tampil setengah jadi di hadapan delegasi Asia Pasifik.

Siska juga menegaskan posisi daerahnya: bukan hanya sebagai tuan rumah, tapi sebagai etalase potensi.

“Ini momentum untuk membawa Kendari ke panggung internasional,” ujarnya.

Respons dari pusat langsung tegas.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, memastikan dukungan penuh. Bahkan, ia menyatakan kesiapan hadir langsung dalam forum tersebut—bukan sekadar tamu, tapi sebagai keynote speaker.

“Pemerintah pusat mendukung penuh. Ini kesempatan besar bagi daerah untuk menunjukkan kapasitasnya,” kata Tito.

Pernyataan itu menjadi sinyal kuat: UCLG ASPAC di Kendari bukan agenda biasa. Ini ajang yang dipantau serius oleh pusat.

Didampingi Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir, Tito juga mengingatkan pentingnya satu hal mendasar—koordinasi lintas sektor. Semua pihak harus bergerak dalam satu irama.

Sebab dalam event internasional, keberhasilan tak hanya diukur dari kemeriahan, tapi dari kerapian eksekusi.

Dengan restu penuh dari pusat, Kendari kini memasuki fase krusial: pembuktian. Bahwa kota ini bukan hanya siap menjadi tuan rumah—tetapi juga layak diperhitungkan di panggung Asia Pasifik*