KENDARI, Kongkritpost.com- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara resmi menggelar Rapat Koordinasi Harmoni Sultra 2026 pada 31 Maret 2026, sebagai persiapan perayaan HUT ke-62 Provinsi Sultra. Kegiatan berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur dan dihadiri Gubernur Andi Sumangerukka, Forkopimda, kepala OPD, Sekda kabupaten/kota, pimpinan instansi vertikal, perguruan tinggi, dunia usaha, dan berbagai organisasi masyarakat.
Rapat ini juga dihadiri Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Ignatius Wahyu Anggono, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan suksesnya acara, termasuk agenda Semarak Dirgantara TNI AU 2026 yang akan digelar bersamaan.
Harmoni Sultra 2026 mengusung tema “Produktif untuk Sultra Sejahtera” dan berlangsung selama empat hari, 24–27 April 2026, di Kota Kendari. Kegiatan ini dirancang bukan sekadar seremonial, melainkan sebagai penggerak ekonomi lokal sekaligus promosi potensi daerah.
Gubernur Andi Sumangerukka menargetkan jumlah pengunjung mencapai 75.000–85.000 orang, dengan 10.000–12.000 di antaranya dari luar daerah. Ia juga menekankan pentingnya dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, dengan target transaksi mencapai Rp5 miliar selama acara berlangsung.
Selain aspek ekonomi, gubernur menekankan perlunya kolaborasi yang melibatkan pemerintah, TNI/Polri, BUMN/BUMD, perguruan tinggi, swasta, komunitas, media, dan pelaku UMKM. Panitia diminta memastikan kebersihan lokasi, terutama di kawasan Eks MTQ, sebelum dan sesudah kegiatan.
Marsekal TNI Ignatius Wahyu Anggono menjelaskan bahwa Semarak Dirgantara adalah agenda tahunan TNI AU untuk mengenalkan dunia kedirgantaraan kepada masyarakat, sekaligus membangun kesadaran pertahanan udara sejak dini. Atraksi udara yang akan digelar termasuk flypass pesawat tempur, demo terjun payung, serta berbagai edukasi dan kegiatan bakti sosial, dengan tetap mengutamakan faktor keamanan dan cuaca.
Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Ridwan Badallah, menambahkan bahwa Harmoni Sultra 2026 akan menghadirkan lebih dari 130 stan pameran, termasuk 100 stan UMKM. Berbagai kegiatan pendukung akan digelar, mulai dari pameran pembangunan, pawai budaya, lomba kreatif, festival Bokori, talkshow, hingga fun trip wisata ke destinasi unggulan Sultra. Kegiatan sosial seperti operasi katarak, operasi bibir sumbing, pengobatan gratis, serta penanaman pohon juga dijadwalkan.
Pemprov Sultra berharap sinergi antara pemerintah, TNI AU, dan masyarakat melalui Harmoni Sultra 2026 dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, promosi pariwisata, serta memperkuat semangat kebersamaan. Gubernur Andi Sumangerukka menutup rapat koordinasi dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat*


