KONUT, Kongkritpost.com- Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, melaksanakan Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama jajaran PT Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Konawe Utara. Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan serta bantuan sosial dari pemerintah daerah kepada anak yatim piatu dan masyarakat kurang mampu.
Kegiatan berlangsung di Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara, pada Sabtu malam (7/3/2026). Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Konawe Utara, Ketua DPRD Konawe Utara, unsur Forkopimda, General Manager PT Antam Tbk UBPN Konawe Utara beserta jajaran, serta tokoh masyarakat setempat.
Kunjungan Safari Ramadhan itu menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga memanfaatkan waktu untuk memantau langsung perkembangan pembangunan di daerah serta menyerap berbagai aspirasi masyarakat.
Hal ini dilakukan agar kebijakan pembangunan yang dijalankan pemerintah dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bertepatan dengan malam Nuzulul Qur’an, dalam ceramah Ramadhannya, Hugua menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Ia mengajak seluruh jamaah menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai penyejuk hati sekaligus cahaya penuntun dalam membentuk karakter masyarakat yang berakhlak mulia di tengah tantangan kehidupan modern.
Selain itu, Wagub juga mengapresiasi besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki Konawe Utara.
Menurutnya, kemajuan daerah khususnya pada sektor pertambangan, pariwisata, dan pertanian harus mampu dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan suku maupun agama.
Ia menegaskan bahwa semangat pembangunan tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang mengusung konsep “Rumah Bersama”, sebagai simbol persatuan dan kebersamaan dalam membangun Sulawesi Tenggara.
Menutup rangkaian kegiatan, Hugua berharap momentum bulan Ramadan dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi serta pengendalian diri yang menjadi esensi Ramadan, ia optimistis Konawe Utara dapat terus berkembang menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan penuh keberkahan(Red)



