KOLAKA, Kongkritpost.com- Kolaborasi perusahaan dan pemerintah desa tak selalu berhenti pada meja pertemuan. Di Desa Hakatutobu, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, dukungan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial atau CSR serta dana kompensasi dampak debu mulai diwujudkan dalam bentuk fasilitas yang langsung menyentuh kebutuhan warga, sumur bor untuk akses air bersih.

IMG 20261020 WA0119

Program ini dikelola Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Hakatutobu bersama Pemerintah Desa Hakatutobu. Sejumlah perusahaan turut memberikan dukungan, yakni PT Akar Mas Internasional, PT Narima Tambang Nusantara, PT Gembira Anggun Setia, Perusahaan Daerah (Perusda) Kolaka, dan PT BDM.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mengarahkan manfaat kegiatan usaha di sekitar desa agar dapat dirasakan masyarakat. Dana yang bersumber dari CSR dan kompensasi dampak debu dialokasikan untuk kebutuhan dasar, termasuk penyediaan sumur bor bagi warga yang membutuhkan.

Bagi masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses air bersih, ketersediaan sarana tersebut menjadi kebutuhan penting. Karena itu, pemanfaatan dana kompensasi tidak hanya berkaitan dengan hubungan antara perusahaan dan warga, tetapi juga menyangkut bagaimana dukungan yang tersedia dapat diterjemahkan menjadi fasilitas yang bermanfaat.

IMG 20261020 WA0120

Kepala Desa Hakatutobu, Ruslan Gafur, menilai hubungan yang terbangun antara masyarakat, pemerintah desa, dan perusahaan menjadi modal penting untuk menghadirkan manfaat bersama.

Menurutnya, keberadaan perusahaan di sekitar permukiman masyarakat perlu diiringi komunikasi yang terbuka serta program yang memperhatikan kebutuhan warga. Dengan begitu, aktivitas investasi tidak berjalan sendiri, tetapi dapat tumbuh berdampingan dengan kepentingan masyarakat setempat.

Ruslan mengatakan, hubungan baik yang selama ini terjalin turut mendorong tumbuhnya rasa memiliki masyarakat terhadap keberadaan perusahaan di wilayah mereka.

IMG 20261020 WA0113

Ia berharap kondisi kondusif tersebut dapat dipertahankan melalui koordinasi yang konsisten. Apabila muncul persoalan sosial maupun lingkungan, seluruh pihak diharapkan mengedepankan dialog dan musyawarah untuk mencari penyelesaian.

“Perusahaan bisa berkembang bersama masyarakat apabila komunikasi dan kerja sama terus dijaga. Kami berharap sinergi ini berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh warga,” demikian semangat yang ditekankan dalam kemitraan tersebut.

Dari pihak perusahaan, Humas PT Akar Mas Internasional, Ismail, menyampaikan bahwa dukungan terhadap masyarakat sekitar merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi terhadap kesejahteraan warga.

IMG 20261020 WA0117

Ia mengapresiasi keterlibatan LPM dan pemerintah desa dalam mengarahkan pemanfaatan dana agar menyentuh kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas perusahaan dan lembaga di tingkat desa menjadi unsur penting dalam menjalankan program yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

Ismail menegaskan, bantuan sumur bor tersebut diperuntukkan bagi warga yang membutuhkan akses air bersih. Dukungan itu berasal dari alokasi dana CSR dan kontribusi sejumlah perusahaan yang terlibat dalam kemitraan di Desa Hakatutobu.

“Program ini kami tujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih. Kami juga mengapresiasi peran lembaga masyarakat desa yang ikut mengelola dan mengarahkan pemanfaatan dana untuk kepentingan bersama,” ujar Ismail, Selasa (20/10/2026).

Program sumur bor ini sekaligus menempatkan pengelolaan dana CSR dan kompensasi dampak debu sebagai bagian penting dari hubungan perusahaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Tantangannya ke depan bukan hanya menghadirkan fasilitas, melainkan juga memastikan sarana yang dibangun dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan dikelola dengan baik. Transparansi penggunaan dana, kejelasan penerima manfaat, serta pemeliharaan fasilitas menjadi faktor penting agar program serupa benar-benar memberi dampak jangka panjang.

Di Hakatutobu, sinergi antara pemerintah desa, lembaga masyarakat, dan perusahaan menunjukkan bahwa kerja sama dapat diarahkan pada kebutuhan konkret warga. Air bersih menjadi salah satu bentuk manfaat yang diharapkan memperkuat hubungan antara aktivitas usaha dan kehidupan masyarakat di lingkar tambang*