KOLAKA TIMUR, Kongkritpost.com- Api ternyata belum benar-benar menyerah di Desa Talodo, Kecamatan Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim). Setelah sempat berhasil dipadamkan, kobaran api kembali muncul dan merembet ke sejumlah pohon vinus Lain bagian di sekitar lokasi kebakaran.
Situasi yang semula mulai terkendali kembali berubah menjadi kepanikan. Petugas pemadam kebakaran harus kembali berjaga, sementara warga dan aparat setempat bersiaga mengantisipasi kemungkinan api menjalar lebih luas.
Dua unit mobil pemadam kebakaran sebelumnya telah dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api. Penyiraman sempat membuat api padam. Namun, persoalan ternyata belum selesai.
Agus, salah seorang warga yang berada di lokasi, menuturkan bahwa api kembali menyala dibagian pohon Finus bawah diduga masih menyimpan bara.
Kondisi tersebut diperparah tiupan angin dan tingginya suhu panas di sekitar lokasi.
“Api tadi sebenarnya sudah sempat padam setelah dua mobil pemadam turun tangan menyemprotkan air. Tapi karena material di bawah masih panas dan membara, apinya mendadak menyala lagi dan menjalar ke titik lain,” ungkap Agus, Senin (2/11/2026).
Kejadian ini memperlihatkan bahwa padamnya kobaran api belum tentu berarti bahaya kebakaran telah berakhir. Pohon pohon Finus yang masih menyimpan panas dapat menjadi sumber munculnya kembali titik api, terutama jika proses pendinginan belum menjangkau seluruh bagian yang terdampak.
Pantauan di lokasi menunjukkan petugas pemadam kembali melakukan penyiraman secara intensif. Upaya tersebut dilakukan untuk melokalisasi api sekaligus mencegah rambatannya mencapai pohon pohon lain maupun area di sekitar lokasi.
Aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat setempat turut berada di lokasi. Mereka membantu memantau perkembangan situasi serta memastikan warga tetap waspada selama proses penanganan berlangsung.
Sementara itu, penyebab awal kebakaran masih belum diketahui secara pasti dan menunggu penyelidikan pihak berwenang.
Ada satu hal yang menjadi perhatian dalam peristiwa ini: proses pemadaman tidak boleh berhenti hanya ketika api besar sudah tidak terlihat. Pemeriksaan titik panas, pendinginan material, dan pemantauan pascakebakaran menjadi bagian penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Hingga berita ini disusun, petugas masih melakukan penanganan terhadap kobaran api yang kembali muncul.
Warga pun diharapkan tidak mendekati area kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api baru.
Di Talodo, pekerjaan petugas belum selesai ketika api pertama kali padam. Sebab, bara yang tersembunyi ternyata masih menyimpan ancaman*




