KENDARI, Kongkritpost.com- Pemerintah Kota Kendari bersiap menggelar aksi sosial dan lingkungan berskala besar bertajuk “Gerakan Indonesia ASRI” (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang akan menjadi momentum penguatan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya kebersihan dan keberlanjutan lingkungan perkotaan.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 29 Mei 2026, mulai pukul 06.30 WITA hingga selesai, dengan pusat kegiatan di kawasan Anjungan Teluk Kendari yang dikenal sebagai salah satu ikon ruang publik sekaligus destinasi wisata andalan warga Kota Kendari.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas sektor yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan dalam membangun budaya hidup bersih, sehat, dan tertib di tengah masyarakat. Ia menyebut semangat “Kendari Semakin Maju” menjadi landasan utama pelaksanaan kegiatan tersebut ujarnya (28/5/2026)

Pemilihan Anjungan Teluk Kendari sebagai lokasi utama dinilai strategis karena memiliki nilai simbolis sebagai wajah kota sekaligus ruang publik yang sering dikunjungi masyarakat. Pemerintah ingin memastikan kawasan tersebut tetap terjaga keindahan dan kebersihannya melalui partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Gerakan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, di antaranya Menteri Dalam Negeri RI Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., serta Wakil Menteri Dalam Negeri RI Komjen Pol (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang dipimpin Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., bersama Wakil Gubernur Dr. Ir. Hugua, M.Ling., serta jajaran Pemerintah Kota Kendari, termasuk Wali Kota dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., dan Wakil Wali Kota Sudirman.

Dalam pelaksanaannya, seluruh aparatur sipil negara (ASN), komunitas peduli lingkungan, hingga masyarakat umum diimbau untuk ikut berpartisipasi aktif dalam aksi bersih-bersih, penataan ruang publik, serta kampanye kesadaran lingkungan hidup.

Pemerintah berharap Gerakan Indonesia ASRI tidak berhenti sebagai agenda rutin, melainkan menjadi pemicu perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan, kesehatan, keamanan, dan keindahan lingkungan secara berkelanjutan di Kota Kendari*