BOMBANA, Kongkritpost.com-Meski hujan deras mengguyur, antusiasme masyarakat Bombana tak surut untuk menyambut kampanye calon Gubernur Sulawesi Tenggara nomor urut 2, Andi Sumangerukka (ASR), pada Kamis, 10 November 2024. Dalam dua lokasi yang telah dijadwalkan—Lapangan Sulewatang di Kecamatan Poleang dan Lapangan Desa Peppoe di Kecamatan Poleang Timur—ratusan pendukung setia tetap hadir, dengan semangat mendengarkan visi dan misi yang ditawarkan ASR.

Di hadapan warga Poleang, ASR memaparkan program unggulannya, terutama MANTU (Modal Usaha untuk Ibu-ibu), yang dirancang untuk memberdayakan ekonomi perempuan. Program ini menjadi sorotan utama karena menyentuh langsung kebutuhan banyak ibu-ibu pelaku UMKM yang kerap kesulitan mendapatkan akses modal.

“Saya melihat banyak ibu-ibu yang gigih berusaha, tapi sering terhambat oleh sulitnya akses modal. Dengan MANTU, kami akan membuka akses seluas-luasnya agar mereka dapat mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ungkap ASR. Ia menegaskan, program ini bertujuan agar keuntungan dari usaha tak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tapi juga menciptakan tabungan dan kemandirian ekonomi bagi keluarga.

Selain fokus pada ekonomi, ASR juga menyinggung isu penting dalam sektor kesehatan. Ia dengan tegas menyatakan komitmennya untuk menghapus komersialisasi layanan kesehatan di Sulawesi Tenggara. “Pelayanan kesehatan adalah hak dasar yang dijamin undang-undang, tidak boleh ada lagi unsur komersialisasi,” kata ASR. Isu ini mencuat lantaran masih banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan, termasuk biaya ambulans yang tinggi.

ASR menjelaskan, sebelum mencalonkan diri sebagai gubernur, ia telah menyiapkan 27 unit ambulans gratis yang tersebar di 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara, sebagai bukti nyata komitmennya. “Jika sebelum menjabat saja kami sudah mampu menyediakan ambulans gratis, bayangkan apa yang bisa kami lakukan setelah terpilih,” katanya, yang disambut riuh tepuk tangan dari para pendukung.

Dalam kampanye ini, Andi Sumangerukka juga berbicara mengenai motivasi personalnya untuk mencalonkan diri. “Cita-cita orang tua saya adalah memperjuangkan hak-hak masyarakat, terutama mereka yang berjuang dari ekonomi kelas bawah. Inilah yang mendorong saya untuk maju,” ujarnya penuh haru.

Kampanye di Bombana ditutup dengan doa dan permohonan dukungan dari masyarakat, menjelang pemilihan pada 27 November mendatang. “Mari kita wujudkan perubahan dengan memilih nomor urut 2, Andi Sumangerukka dan Ir. Hugua. Bersama, kita bangun Sulawesi Tenggara yang lebih sejahtera, adil, dan makmur,” pungkas ASR.

Meskipun diguyur hujan, semangat perubahan yang dibawa ASR berhasil menghangatkan hati masyarakat Bombana. Dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi mikro dan perbaikan layanan kesehatan, kampanye ini semakin mengukuhkan komitmen ASR dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara( Red)