MAKASSAR, Kongkritpost.com- Rapat Teknis Program APEKSI Komwil VI yang digelar di Makassar, Jumat (25/7/2025), menjadi momen konsolidasi penting bagi 14 pemerintah kota dari kawasan Timur Indonesia. Dipimpin langsung oleh Ketua Komwil VI APEKSI, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM—yang juga Wali Kota Kendari—rapat ini menjadi panggung awal penyusunan agenda strategis APEKSI tahun 2026.

Meski memimpin dari Kendari melalui platform Zoom, kehadiran virtual Wali Kota Siska tak mengurangi daya dorong substansi. Dalam arahannya, ia menyampaikan tiga fokus utama yang harus digarap bersama untuk menjawab tuntutan pelayanan publik yang kian kompleks di era digital.

“Pertama, percepatan pelayanan publik berbasis digital harus menjadi arus utama. Kedua, kita perlu menjamin dukungan pembiayaan agar setiap program dapat terlaksana optimal. Dan ketiga, penguatan Komwil VI secara internal harus dibangun melalui aktivitas yang massif dan terstruktur,” tegasnya.

Siska juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas kota, bukan sebagai jargon, melainkan sebagai langkah konkret dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, efisien, dan adaptif. Menurutnya, sinergi yang kuat akan memberi daya ungkit yang lebih besar terhadap capaian pembangunan di masing-masing kota.

Rapat ini dihadiri secara langsung oleh Wali Kota Ternate, serta sejumlah pejabat penting dari Kota Kendari, termasuk Asisten I Setda, Kepala Dinas Kominfo, Staf Ahli Wali Kota bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kabag Pemerintahan selaku Sekretaris Komwil VI, dan Kabag Kesra.

Salah satu usulan menarik yang dilontarkan dalam rapat adalah penerapan sistem rolling dalam pelaksanaan kegiatan APEKSI. Siska menilai, sistem ini akan memberi ruang yang adil bagi setiap kota untuk tampil sebagai tuan rumah, sekaligus memperkuat rasa memiliki dan keterlibatan aktif antaranggota Komwil VI.

“Kalau setiap kota diberi kesempatan memimpin kegiatan secara bergantian, kita tidak hanya membangun program, tapi juga membangun kepemimpinan kolektif,” katanya.

Lebih dari sekadar agenda tahunan, rapat teknis ini menunjukkan bahwa APEKSI Komwil VI bergerak dengan semangat baru: memperkuat pelayanan publik dengan pendekatan digital, mendorong tata kelola inklusif, dan memastikan masyarakat menjadi pusat dari setiap kebijakan.

Makassar kali ini bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi titik tolak. Dari ruang rapat ini, 14 kota di kawasan Timur Indonesia menata langkah untuk tahun 2026—dengan satu visi: pelayanan publik yang cepat, cerdas, dan berpihak pada rakyat(Red)