KENDARI, Kongkritpost.com- Persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sulawesi Tenggara 2026 mulai memasuki tahap serius. Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Kendari menggelar seleksi atlet untuk menyaring karateka yang akan memperkuat kontingen tuan rumah.
Sebanyak 53 karateka mengikuti proses seleksi tersebut. Mereka datang dari tujuh perguruan karate yang selama ini menjadi bagian dari pembinaan olahraga karate di Kota Kendari, yakni LEMKARI, INKKAI, KKI, ASHKI, SHIROITE, TAKO dan INKANAS.
Ketua FORKI Kota Kendari, Ridwan Badallah, mengatakan seleksi menjadi bagian penting untuk memastikan atlet yang dipilih benar-benar memiliki kesiapan menghadapi persaingan Porprov.
Target yang dipasang pun cukup tinggi. FORKI Kendari tidak ingin status sebagai tuan rumah hanya berhenti pada urusan penyelenggaraan, tetapi juga ingin mencatatkan prestasi melalui cabang olahraga karate.
“Saya ingin membawa karate Kota Kendari jadi yang terbaik di Porprov nantinya,” tegas Ridwan Jumat (25/9/2026)
Porprov XV Sultra dijadwalkan berlangsung pada November 2026 dengan Kota Kendari sebagai tuan rumah. Karena itu, persiapan atlet menjadi salah satu pekerjaan yang harus dilakukan jauh sebelum pertandingan dimulai.
Dalam seleksi tersebut, para karateka akan bersaing untuk mengisi sejumlah nomor pertandingan. Materi yang dipersiapkan meliputi nomor kumite putra dan putri serta nomor kata.
Pada kumite putra terdapat kelas -55 kilogram, -60 kilogram, -67 kilogram, -75 kilogram dan +75 kilogram. Sementara kumite putri mempertandingkan kelas -50 kilogram, -55 kilogram, -61 kilogram, -68 kilogram dan +68 kilogram.
Selain kumite, nomor kata juga dipersiapkan dengan melibatkan delapan atlet pilihan.
Seleksi tersebut sekaligus menjadi ruang bagi FORKI Kendari untuk melihat secara langsung kemampuan masing-masing atlet sebelum menentukan komposisi tim yang akan dibawa ke arena Porprov.
Ridwan mengatakan pembinaan tidak cukup hanya dengan mengumpulkan atlet. Persiapan harus dilakukan secara terukur, termasuk melihat kemampuan teknis, mental bertanding dan kesiapan atlet menghadapi tekanan kompetisi.
Untuk menjaga motivasi para karateka, Ridwan juga berupaya menyiapkan bentuk apresiasi bagi atlet yang nantinya mampu menyumbangkan medali untuk Kota Kendari.
“Saya sedang mengupayakan dukungan hadiah dari Pemerintah Kota Kendari maupun bentuk apresiasi lainnya jika kalian mampu merebut prestasi,” ungkapnya di hadapan para atlet.
Target tersebut bukan tanpa pijakan. Pada Kejuaraan Daerah Karate FORKI Sultra Piala Gubernur 2025, kontingen karate Kota Kendari berhasil menempati posisi Juara Umum III.
Capaian itu kini menjadi salah satu pijakan untuk mengejar hasil yang lebih tinggi pada Porprov XV Sultra.
Apalagi kepengurusan FORKI Kota Kendari periode 2026–2030 baru dilantik pada Juni 2026. Momentum Porprov sebagai ajang olahraga terbesar tingkat provinsi menjadi kesempatan awal bagi kepengurusan baru menunjukkan hasil pembinaan.
Bagi FORKI Kendari, tantangannya kini bukan sekadar memilih atlet dari 53 peserta seleksi. Setelah komposisi terbentuk, pekerjaan berikutnya adalah memastikan para karateka menjalani persiapan yang cukup untuk menghadapi lawan dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.
Status sebagai tuan rumah juga membuat perhatian terhadap kontingen Kendari semakin besar. Arena pertandingan nantinya tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kompetisi, tetapi juga panggung bagi atlet-atlet daerah untuk menunjukkan hasil pembinaan selama ini.
FORKI Kendari berharap proses seleksi berjalan objektif sehingga atlet yang terpilih benar-benar merupakan mereka yang paling siap membawa nama Kota Kendari pada Porprov XV Sultra 2026*
















