KENDARI, Kongkritpost com- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mengikuti Apel Siaga Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) menjelang Idul Fitri 2024. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), dilaksanakan serentak di 38 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, termasuk 17 Kabupaten/Kota di Sultra secara virtual. Apel tersebut diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Sultra.
Apel tersebut bertujuan untuk membahas langkah konkret pengendalian inflasi di daerah tahun 2024 serta memastikan ketersediaan stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang, selama, dan pasca HBKN Puasa dan Idulfitri 2024. Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, menyampaikan bahwa keberhasilan acara tersebut bergantung pada dukungan dari semua pihak terkait.
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengingatkan akan pentingnya pangan dalam kehidupan suatu bangsa, mengutip pidato Bung Karno. Dia juga menjelaskan tiga faktor yang menyebabkan penurunan produksi pangan di Indonesia, yaitu El Nino, keterbatasan pupuk, dan sistem regulasi yang belum sempurna.ujarnya Senin (1/3/2024)
Selain itu, Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan data terkait indeks perkembangan harga Maret 2024, di mana beberapa kabupaten/kota di Sultra mengalami kenaikan indeks harga pangan tertinggi.
Irjen Kemendagri Tomsi Tohir menyampaikan himbauan untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan, termasuk mengintensifkan pemantauan, optimalisasi intervensi pasar, dan memastikan distribusi pasokan pangan.
Kadis Ketapang Provinsi Sultra, Ari Sismanto, menyatakan bahwa Sulawesi Tenggara aktif dalam melaksanakan GPM serentak nasional, bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk TP PKK dan DWP Provinsi Sultra. Mereka juga memastikan ketersediaan stok pangan yang cukup untuk menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1445 H.
Pj. Ketua TP PKK Sultra, Drs. Waode Munanah Asrun Lio, menegaskan peran organisasi perempuan dalam memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan bekerja sama dengan berbagai instansi terkait.
Apel Siaga tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat terkait dari pusat dan daerah, serta perwakilan Forkopimda, Bulog, dan dinas terkait lainnya( Red)






Tinggalkan Balasan