KENDARI, Kongkritpost.com-Sebuah video berdurasi 38 detik yang memperlihatkan sebuah kapal tongkang bermuatan ore nikel nyaris terbalik di Perairan Labengki, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara, pada Senin, 10 Juni 2024, telah menyita perhatian publik.

Muhammad Aris, ST Proyek Manager PT Gerbang Multi Sejahtera (GMS), memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut murni merupakan kecelakaan akibat kondisi alam yang kurang bersahabat. “Hal ini disebabkan oleh ombak besar yang melanda, bukan karena kesalahan manusia,” ujarnya Aris Selasa (11/6/2024)

Menurut kronologi kejadian, kapal tongkang bernama Its Ruby/Bg. Marine Power 3009 milik PT Marindo Jaya Sejahtera (MJS) sebelum muat di Jetty GMS Laonti itu, baru 1 hari turun Dok dari Galangan di Lapuko. Kemudian sesudah muat, dalam perjalanan dari Laonti (Jetty GMS) menuju Kolonodale (Kodal) pada tanggal 9 Juni 2024, sekitar pukul 07.40 WITA, di posisi lintang bujur 03’21.195’E / 122’29.674’S, nakhoda kapal memutuskan untuk berlindung di Selat La Bengke akibat cuaca buruk.

Namun, saat air surut, kapal mengalami kemiringan yang menyebabkan ore nikel tumpah ke laut. “Ini murni kecelakaan yang tidak disengaja,” kata Zainal, nakhoda kapal.

Ia menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Kejadian ini menegaskan pentingnya selalu waspada dan berhati-hati dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu saat berlayar. Meskipun kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material dan dampak lingkungan tetap menjadi perhatian utama(Usman)