KENDARI, Kongkritpost.com- Pemerintah Kota Kendari kembali meneguhkan ambisi besar dalam ajang penilaian Kota Sehat tahun 2025. Dengan penuh keyakinan, Pemkot Kendari menargetkan penghargaan tertinggi, Swasti Saba Wistara, sebuah predikat prestisius yang hanya diberikan kepada kota yang mampu membuktikan konsistensi dan keberhasilan dalam menciptakan lingkungan hidup sehat, berdaya tahan, serta berkelanjutan.

Komitmen ini ditegaskan melalui paparan resmi Wali Kota Kendari dalam agenda verifikasi Kota Sehat yang digelar secara daring di Aula Samaturu, Kamis (21/8/2025). Paparan itu menampilkan beragam capaian serta strategi kolaboratif yang telah dijalankan pemerintah kota bersama masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.
Bagi Kendari, partisipasi dalam program Kota Sehat bukanlah sesuatu yang baru. Sejak 2011, kota ini rutin mengikuti proses penilaian dan secara konsisten menunjukkan peningkatan kualitas. Setelah sempat vakum, pada 2025 Kendari kembali hadir dengan semangat yang lebih besar, menjadikan pengalaman panjang sebagai modal untuk meraih pencapaian tertinggi.

Swasti Saba Wistara sendiri bukan sekadar penghargaan simbolik. Predikat ini mencerminkan keberhasilan kota dalam menyinergikan aspek kesehatan, lingkungan, pendidikan, hingga partisipasi sosial masyarakat. Dengan kata lain, penghargaan ini menilai sejauh mana pemerintah daerah mampu menciptakan sistem kota yang benar-benar mendukung kualitas hidup warganya.
Optimisme Kota Kendari berangkat dari sejumlah program nyata. Pemerintah kota telah mengembangkan kawasan bebas rokok, memperkuat pengelolaan sampah terpadu, serta meningkatkan akses layanan kesehatan primer. Upaya lain adalah membangun ruang publik sehat dan ramah keluarga, memperluas penghijauan kota, hingga mengintegrasikan program pemberdayaan masyarakat berbasis kesehatan.

Dalam proses verifikasi, Kementerian Kesehatan menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor. Penilaian Kota Sehat tidak hanya menekankan indikator administratif, melainkan juga dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat. Dukungan pembiayaan, penguatan kapasitas, serta keberlanjutan program menjadi faktor penting yang menentukan kualitas sebuah kota sehat. Kendari dinilai telah menunjukkan progres positif pada aspek tersebut.
Keikutsertaan aktif masyarakat juga menjadi kunci. Program Kota Sehat tidak dapat berjalan hanya dengan instruksi dari atas, melainkan memerlukan partisipasi warga secara menyeluruh. Di Kendari, peran masyarakat tampak dalam inisiatif lingkungan bersih, kelompok sadar kesehatan, hingga gerakan lokal menjaga ruang publik. Kolaborasi semacam ini menjadi kekuatan utama yang menegaskan kesiapan Kendari melangkah menuju predikat Wistara.
Wali Kota Kendari menekankan bahwa pencapaian ini bukan hanya untuk kebanggaan, tetapi juga sebagai wujud tanggung jawab moral pemerintah daerah dalam menghadirkan kehidupan yang lebih sehat dan layak bagi seluruh warga. Ia percaya, keberhasilan meraih Swasti Saba Wistara akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan Kendari menuju kota modern yang inklusif dan berdaya tahan.
Dengan modal pengalaman, program nyata, serta sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan, optimisme Kendari bukanlah tanpa dasar. Tahun 2025 menjadi momentum penting, di mana ambisi meraih Swasti Saba Wistara sekaligus memperlihatkan keseriusan kota ini untuk terus menempatkan kesehatan masyarakat sebagai prioritas pembangunan utama( Red)


Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook