KENDARI, Kongkritpost.com- Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara atau Bank Sultra kembali menunjukkan wajah sosialnya. Tidak hanya bergerak sebagai lembaga keuangan daerah, Bank Sultra juga mencoba hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui program berbagi kurban yang menjangkau hampir seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

Tahun ini, Bank Sultra menyalurkan 23 ekor sapi kurban melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Hewan kurban tersebut didistribusikan ke berbagai kabupaten dan kota di Bumi Anoa sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat.
Sebanyak 16 ekor sapi dialokasikan masing-masing untuk kabupaten dan kota di Sultra. Sementara tujuh ekor lainnya disalurkan khusus untuk wilayah Kota Kendari dan tingkat provinsi.

Penyaluran dilakukan melalui pemerintah daerah, panitia kurban, hingga pengurus masjid agar distribusi daging kurban benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan Iduladha bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga ruang memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Iduladha adalah momentum tepat untuk memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong. Melalui bantuan 23 ekor sapi kurban ini, kami ingin memastikan kehadiran dan kontribusi nyata Bank Sultra dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke pelosok Sulawesi Tenggara,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Bagi Bank Sultra, program kurban tahunan bukan sekadar kegiatan seremonial CSR. Di balik itu, tersimpan strategi membangun yarakat sekaligus mempkedekatan emosional dengan maserkuat citra sebagai bank daerah yang tumbuh bersama rakyat.
Dalam dunia perbankan modern, pendekatan sosial seperti ini sering disebut sebagai “social bonding institution” — ketika lembaga keuangan tidak hanya berfungsi sebagai pusat transaksi ekonomi, tetapi juga hadir dalam ruang sosial masyarakat.
Apalagi Bank Sultra selama ini berdiri di atas dukungan pemerintah daerah dan kepercayaan masyarakat Sulawesi Tenggara sebagai nasabah utama.
Karena itu, menurut Andri, program kurban juga menjadi bentuk penghargaan dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang terus diberikan masyarakat kepada Bank Sultra.
Momentum Iduladha tahun ini sekaligus memperlihatkan bagaimana lembaga keuangan daerah mencoba membangun hubungan yang lebih humanis dengan publik.
Di tengah kompetisi industri perbankan yang semakin ketat, pendekatan sosial dan kedekatan emosional menjadi salah satu cara memperkuat loyalitas masyarakat terhadap bank daerah.
Melalui distribusi 23 ekor sapi kurban tersebut, Bank Sultra berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Sulawesi Tenggara.
Sebab pada akhirnya, nilai terbesar dari Iduladha bukan hanya tentang hewan yang dikurbankan, tetapi tentang sejauh mana kepedulian mampu dibagikan kepada sesama*







