BUTENG, Kongkritpost.com- Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Rusli, menyatakan keprihatinannya terhadap maraknya politisasi isu suku menjelang Pilkada serentak pada 27 November 2024. Ia menyoroti bahwa penggunaan isu kesukuan oleh kelompok tertentu untuk meningkatkan elektabilitas dan menyerang lawan politik merupakan tindakan yang tidak etis.
Menurut Rusli, dalam konteks Sulawesi Tenggara (Sultra), semua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur adalah putra daerah yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan wilayah. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa meskipun isu suku kerap diangkat, sebaiknya hal itu tidak dilakukan dalam konteks negatif Ujarnya Rabu (23/10/2024)
“Politisasi suku memang marak, tapi di Sultra, kita semua adalah putra daerah,” kata Rusli saat menyampaikan orasi politik di Kecamatan Lakudo, Buton Tengah, dalam kampanye terbatas pasangan calon ASR-Hugua pada 22 Oktober 2024.
Rusli menjelaskan bahwa Sulawesi Tenggara terbentuk dari beragam suku, seperti Tolaki, Buton, Muna, Moronene, serta suku-suku pendatang seperti Jawa, Bugis, dan Bali. Oleh karena itu, Sultra tidak bisa diklaim oleh kelompok tertentu saja.
Rusli juga menyinggung pasangan calon ASR-Hugua yang sering dikaitkan dengan isu suku, menekankan bahwa mereka telah berkontribusi besar bagi masyarakat Sultra melalui berbagai program sosial, terutama di bidang pendidikan dan keagamaan. ASR, katanya, sejak masih aktif di militer telah memberikan bantuan kepada ribuan warga Sultra, dan setelah purnabakti, kontribusinya semakin meluas dengan program sosial yang didanai dari anggaran pribadi.
“Sementara calon Wakil Gubernur, Hugua, memiliki rekam jejak yang terkenal, baik di Sultra maupun di tingkat nasional dan internasional, berkat keberhasilannya sebagai Bupati Wakatobi selama dua periode hingga menjadi anggota DPR RI,” lanjut Rusli.
Ia juga menekankan bahwa ASR-Hugua dipilih oleh Prabowo Subianto untuk diusung melalui Partai Gerindra karena rekam jejak mereka yang bersih dan jelas dalam membangun Sultra. Rusli berharap kemenangan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 dapat diikuti oleh pasangan ASR-Hugua dalam Pilkada Sultra.
Sementara itu, Hugua dalam orasi politiknya menekankan delapan program unggulan yang akan dijalankan jika mereka terpilih, program yang menurutnya merupakan representasi kebutuhan masyarakat Sultra. Hugua menegaskan bahwa pemimpin harus mendengar dan melihat langsung kondisi masyarakat agar dapat merespons kebutuhan mereka dengan tepat.
Kampanye terbatas pasangan ASR-Hugua di Kecamatan Lakudo, Buton Tengah, dihadiri oleh sekitar 1.000 simpatisan dan relawan, menunjukkan antusiasme yang besar dari masyarakat terhadap pasangan ini( USN)






