KONSEL, Kongkritpost.com- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Hal ini ditandai dengan peluncuran resmi Program Desa Ketahanan Pangan oleh Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, di Desa Alebo, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, pada Sabtu (14/6/2025).

Screenshot 20250615 162807 Facebook Screenshot 20250615 162803 Facebook

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memastikan setiap rumah tangga desa memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi. Lebih dari itu, program ini juga diharapkan mampu mengurangi risiko kerawanan pangan serta membangun kedaulatan pangan secara mandiri, mulai dari tingkat desa.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen penuh mendukung program Desa Ketahanan Pangan. Kita bertekad mentransformasi potensi sumber daya alam desa menjadi kekuatan produksi pangan yang optimal,” tegas Gubernur.

Screenshot 20250615 162751 Facebook

Gubernur Andi Sumangerukka juga berharap, Desa Alebo dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Sultra dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersatu dalam visi membangun desa-desa yang tangguh pangan.

“Mari bersama-sama wujudkan ketahanan pangan demi tercapainya swasembada pangan di setiap desa. Desa tidak hanya harus mandiri pangan, tapi juga bisa berkembang menjadi sentra produksi yang berkontribusi besar bagi ketahanan pangan nasional,” ujarnya penuh semangat.

Screenshot 20250615 162745 Facebook

Lebih jauh, Gubernur menyebut peluncuran ini sebagai titik awal penguatan sinergi lintas sektor untuk menjadikan Sulawesi Tenggara sebagai lumbung pangan berdaya saing, bukan hanya di tingkat lokal, tapi juga nasional

“Kita jadikan momentum ini sebagai deklarasi komitmen bersama menuju Sultra yang maju, aman, sejahtera, dan religius,” pungkas Gubernur.

Screenshot 20250615 162815 Facebook

Dengan hadirnya program ini, Pemprov Sultra berharap mampu membangun fondasi kuat bagi desa-desa agar tidak hanya bertahan dalam menghadapi tantangan krisis pangan, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi pusat-pusat produktivitas dan kesejahteraan rakyat(Red)