KENDARI, Kongkritpost.com- Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, resmi membuka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Tahun 2025 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sultra di kawasan Ex-MTQ Kendari, Sabtu (25/10/2025). Mengusung tema “Inklusi Keuangan untuk Semua, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” gelaran ini menjadi momentum penguatan akses layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

FB IMG 1761533775340

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa BIK memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi mikro secara merata. Ia menekankan perlunya pendampingan menyeluruh agar masyarakat tidak sekadar menerima pendapatan, namun mampu mengelolanya dengan efektif.

“Dengan adanya Bulan Inklusi Keuangan, ekonomi mikro akan bergerak secara serentak. Karena itu, perlu adanya pendampingan,” ujarnya.

FB IMG 1761533743418

Ia juga menyoroti pentingnya perubahan perilaku finansial masyarakat agar tidak hanya berfokus pada konsumsi, tetapi lebih mengarah pada kegiatan produktif seperti investasi yang mendorong peningkatan kesejahteraan.

Sementara itu, Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi Sultra yang berada di atas rata-rata nasional — sebuah indikator positif bahwa sektor keuangan ikut menopang kemajuan daerah.

FB IMG 1761533809611

“Dengan semangat gerakan nasional cerdas keuangan, kami menargetkan Sultra cerdas finansial, Sultra sejahtera. Komitmen kami adalah tidak ada satu pun keluarga di Sultra yang tertinggal. Semangat kami dari rakyat, untuk rakyat, dan bersama rakyat,” tegasnya.

BIK merupakan agenda nasional tahunan yang digelar setiap Oktober sejak 2016. Di Sultra, kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, 25–26 Oktober 2025, dengan rangkaian program edukasi, layanan inklusi keuangan, serta fasilitas akses produk keuangan yang diharapkan menjangkau seluruh masyarakat daerah.

FB IMG 1761533685488

Acara pembukaan BIK 2025 turut dihadiri oleh Anggota DPD RI Leni Andriani Surunuddin, Kepala Perwakilan LPS Wilayah Sulawesi-Maluku-Papua, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Ketua FKIJK Sultra, jajaran Forkopimda, serta para bupati dan wakil kepala daerah dari berbagai Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara( Red)