KENDARI, Kongkritpost.com- Bulan suci Ramadan dimanfaatkan PT Tambang Indonesia Sejahtera (TIS) untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Melalui kegiatan buka puasa bersama, manajemen perusahaan menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga di Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan, Senin (16/3/2026).
Direktur Utama PT TIS, Laode Kais, menyebut kegiatan ini merupakan agenda rutin perusahaan yang dilaksanakan dua kali dalam setahun, khususnya pada momen-momen penting seperti Ramadan.
“Ini sudah kami rencanakan sejak lama. Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk bertemu langsung dan mempererat hubungan dengan masyarakat,” ujarnya.
Adapun penyaluran bantuan difokuskan pada empat desa lingkar tambang, yakni Wangkulambu, Lakarama, Bangun Jaya, dan Kalo-kalo. Ratusan warga tampak menerima paket sembako sebagai bentuk kepedulian perusahaan di penghujung Ramadan.
Selain berbagi, manajemen PT TIS juga menyerahkan hadiah perlombaan dalam rangka Bulan K3 Nasional yang sebelumnya telah digelar selama sebulan penuh. Kegiatan tersebut meliputi pertandingan olahraga, permainan tradisional, hingga edukasi keselamatan kerja yang melibatkan karyawan dan masyarakat.
Di lokasi yang sama, Direktur PT TIS Waode Suliana memberikan penjelasan terkait isu pembangunan jetty perusahaan. Ia menegaskan seluruh proses telah melalui tahapan perizinan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, PT TIS telah mengantongi izin Terminal Khusus (Tersus), termasuk dokumen PKKPR darat dari pemerintah daerah dan ATR/BPN yang telah sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah.
Ia juga menambahkan bahwa izin pemanfaatan ruang laut atau PKKPR laut telah diterbitkan, sehingga tidak ada pelanggaran dalam pembangunan fasilitas tersebut.
“Jika suatu saat dinyatakan tidak sesuai aturan, kami siap menghentikan seluruh aktivitas. Namun hingga kini, pemerintah tetap mendukung karena dokumen kami lengkap,” tegasnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komunikasi terbuka perusahaan kepada masyarakat, di tengah dinamika isu yang berkembang, dengan tetap menekankan komitmen sosial dan kepatuhan terhadap regulasi*






