JAKARTA, Kongkritpost.com- Baru-baru ini, dalam Grup Besar Fast Respon Nusantara (FRN), ditemukan sebuah logo baru yang dianggap menghina Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara. Penemuan ini dilakukan oleh Ketua Umum (Ketum) FRN, Agus Flores, pada Minggu (28/07/2024).
Logo baru yang diunggah dalam grup tersebut bukan hanya mencederai citra FRN, namun juga dianggap sebagai penghinaan langsung terhadap Ketum Agus Flores. “Sungguh disayangkan hasil pencitraan dari logo baru tersebut membuat suatu hinaan bagi Perkumpulan FRN, khususnya saya sebagai Ketua Umum,” ujar Agus Flores dengan tegas.
Lebih mengejutkan lagi, pembuat logo tersebut adalah salah satu media yang telah bergabung di Grup Besar FRN. Logo itu dipaparkan secara terang-terangan di grup, memicu kecaman keras dari berbagai pihak.
Sebagai langkah tegas, Agus Flores langsung mengeluarkan media tersebut dari grup dan berencana memprosesnya lebih lanjut. “Inilah logo baru yang dibuat salah satu wartawan dalam grup untuk menghina PW Fast Respon Nusantara. Ini tidak manusiawi dan merusak citra FRN,” tegas Agus Flores.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota FRN untuk tidak menyimpang dari tujuan utama organisasi. “Hati-hati anggota FRN, jangan menyimpang dari aspek tujuan utama FRN, dan jangan sekali-kali menghina persatuan yang saya bentuk,” tambahnya.
Seluruh Ketua DPW provinsi juga turut mengecam keras kemunculan logo baru yang dianggap menghina Persatuan Wartawan Fast Respon Nusantara. Mereka mendukung penuh tindakan tegas yang diambil oleh Agus Flores.
Dalam pesannya kepada seluruh Ketua DPW, Agus Flores menegaskan bahwa Fast Respon Nusantara harus berdiri tegak lurus, seperti Bendera Merah Putih yang berkibar. Ini adalah simbol komitmen FRN untuk menjaga kehormatan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik.
Dengan tindakan tegas ini, diharapkan seluruh anggota FRN dapat lebih berhati-hati dan tetap setia pada nilai-nilai yang diusung oleh organisasi. Komitmen untuk menjaga kehormatan dan integritas organisasi harus menjadi prioritas utama bagi setiap anggota FRN( Usman/Red)






Tinggalkan Balasan