1KENDARI, Kongkritpost.com- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. M. Ridwan Badallah, S.Pd., MM., kembali tampil sebagai figur sentral dalam agenda besar transformasi digital daerah. Ridwan secara resmi membuka kegiatan Penyusunan Rencana dan Anggaran SPBE menuju Indeks Pemerintahan Digital (PEMDI) di Hotel Qubah 9 Kendari, Selasa (25/11/2025), yang menjadi fondasi awal peningkatan capaian digital Sultra tahun 2026.

Dalam kegiatan yang berlangsung intensif tersebut, Ridwan menegaskan pentingnya konsolidasi lintas OPD agar arah kebijakan SPBE berjalan lebih terukur dan berkelanjutan. Ia memandang penyusunan rencana dan anggaran bukan sekadar agenda rutin, melainkan instrumen strategis untuk memastikan pelayanan publik berbasis digital mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi. Penekanan itu memperkuat posisi Ridwan sebagai motor utama yang mendorong percepatan tata kelola pemerintahan digital di Sulawesi Tenggara.

Pertemuan ini dihadiri perwakilan empat OPD kunci—Bappeda, BPKAD, Inspektorat, dan Biro Organisasi—bersama Sekretaris Diskominfo, Kasubag Keuangan, dan jajaran Diskominfo Sultra. Ridwan menyampaikan bahwa kehadiran semua pihak ini bukan hanya formalitas, tetapi bentuk nyata komitmen bersama dalam menyatukan proses perencanaan, penganggaran, pengawasan, serta implementasi SPBE secara terpadu.

Ketua Panitia, Mustamar, menjelaskan SPBE adalah pilar pemerintahan modern yang menuntut efektivitas dan akuntabilitas tinggi. Ia menegaskan bahwa kegiatan selama empat jam itu diarahkan untuk menyelaraskan program SPBE 2026 dengan target peningkatan Indeks SPBE menuju Indeks PEMDI. Mustamar berharap arahan langsung dari Kadis Kominfo Ridwan Badallah mampu mempercepat lahirnya peta jalan digital Sultra yang konkret dan adaptif.

Seluruh langkah yang dibahas dalam forum ini merujuk pada regulasi nasional, mulai dari Perpres Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE, Perpres Nomor 132 Tahun 2022 tentang Arsitektur SPBE Nasional, hingga PermenPAN-RB Nomor 59 Tahun 2020 tentang Pemantauan dan Evaluasi SPBE. Aturan-aturan tersebut menjadi acuan Ridwan dalam memastikan setiap rencana bergerak sejalan dengan standar nasional dan mampu memperkuat kualitas integrasi data, aplikasi, proses bisnis, serta infrastruktur digital daerah.

Dengan kepemimpinan Ridwan Badallah yang semakin menegaskan komitmennya, Pemprov Sultra menargetkan transformasi digital tidak hanya sebatas konsep, tetapi hadir nyata dalam kinerja birokrasi dan pelayanan publik yang lebih cepat, terbuka, serta mudah diakses masyarakat(Red)