Kongkritpost.comKongkritpost.com
  • HOME
  • NEWS
  • POLITIK
  • DAERAH
    • ACEH
    • SUMATERA UTARA
    • SUMATERA SELATAN
    • SUMATERA BARAT
    • BENGKULU
    • RIAU
    • KEPULAUAN RIAU
    • JAMBI
    • LAMPUNG
    • BANGKA BELITUNG
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN UTARA
    • BANTEN
    • JAKARTA
    • JAWA BARAT
    • JAWA TENGAH
    • YOGYAKARTA
    • JAWA TIMUR
    • BALI
    • NUSA TENGGARA TIMUR
    • NUSA TENGGARA BARAT
    • GORONTALO
    • SULAWESI BARAT
    • SULAWESI TENGAH
    • SULAWESI UTARA
    • SULAWESI TENGGARA
    • SULAWESI SELATAN
    • MALUKU UTARA
    • MALUKU
    • PAPUA BARAT
    • PAPUA
    • PAPUA TENGAH
    • PAPUA PEGUNUNGAN
    • PAPUA SELATAN
    • PAPUA BARAT DAYA
  • HUKUM
CARI
  • REDAKSI
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • PP Ramah Anak
Copyright© 2025 Kongkritpost.com. All Rights Reserved.
Reading: Pj Gubernur Sultra Klaim Tingkat Kedalaman dan Keparahan Kemiskinan Menurun di Tahun 2023
Sebarkan
Kongkritpost.comKongkritpost.com
  • HOME
  • NEWS
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HUKUM
CARI
  • REDAKSI
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • PP Ramah Anak
Copyright© 2025 Kongkritpost.com. All Rights Reserved.
SULAWESI TENGGARA

Pj Gubernur Sultra Klaim Tingkat Kedalaman dan Keparahan Kemiskinan Menurun di Tahun 2023

Redaksi
Redaksi
Sebarkan
Screenshot 20231112 121116 Gallery
Ket gambar: Pj Gubernur Sultra Klaim Tingkat Kemiskinan Menurun di Tahun 2023(foto istimewa)
Sebarkan

KENDARI, Kongkritpost.com-Pj Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Komjen Pol (P) Dr (HC) Andap Budhi Revianto mengungkap tingkat kemiskinan Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2023 kembali mengalami penurunan.

“Persoalan kemiskinan bukan hanya sekedar berapa jumlah ataupun persentase penduduk miskin semata, namun juga perlu memperhatikan dimensi lain, yakni tingkat kedalaman serta keparahan dari kemiskinan, dimana untuk Sultra mengalami penurunan pada tahun 2023,” kata Andap.

Andap Budhi Revianto mantan Kapolda Sultra ini menerangkan, meskipun persentase penduduk miskin pada Maret 2023 mengalami kenaikan sebesar 0,16 persen poin terhadap September 2022, dan naik lagi 0,26 persen poin terhadap Maret 2022, namun pada periode September 2022 hingga Maret 2023, indeks kedalaman kemiskinan atau P1 dan indeks keparahan kemiskinan atau P2 turun.

“Atas dasar ini juga sehingga Provinsi Sultra menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan pendataan dan verval warga miskin untuk tingkat Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat, sekaligus dalam rangka peguatan kewenangan kepala daerah dalam percepatan Penanggulangan Kemiskinan melalui Pengelolaan Data Kemiskinan Terpadu (PDKT),” katanya.

Selain itu Pj Gubernur Sultra ini mengingatkan kembali, agar pemerintah bersama berbagai komponen terkait untuk terus berupaya mengendalikan laju inflasi, karena jika tidak maka bisa menjadi salah satu faktor meningkatnya persentasei jumlah kemiskinan, sebab berkaitan dengan daya jangkau serta daya beli masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup.

“Informasi terkait inflasi akan terus dipublikasikan, agar masyarakat terus mengetahui perkembangannya dan tidak panik dalam menghadapinya. Sebab inflasi merupakan persoalan global yang kemudian berimbas hingga ke daerah-daerah. Meskipun demikian, masyarakat tidak boleh panik sebab Sultra memiliki ketahanan pangan cukup. Selain itu, pemerintah juga akan terus melakukan intervensi dalam rangka pengendalian inflasi ini,” tuturnya.

Andap menambahkan, selain masalah inflasi juga terdapat prediksi-prediksi negatif akan dampak badai El Nino di Sultra, seperti masalah kekeringan atau musim kemarau berkepanjangan yang bisa melanda hingga Februari 2024 mendatang.

Namun masyarakat Sultra perlu mengingat kembali bahwa sebagai daerah yang berada di kawasan tropis, memiliki sumber kekayaaan pangan lokal sehingga masalah global El Nino juga bisa dihadapi secara bersama-sama.

Jadi Gubernur Pj Sultra mengapresiasi segenap pihak yang terus berupaya menekan angka kemiskinan di Sultra. Menurutnya, hal ini harus didukung penuh oleh pemerintah sehingga terwujud masyarakat Sulaweai Tenggara yang Berubah, Maju dan Sejahtera.

Dalam kesempatan yang sama Sekda Provinsi Sultra, Drs Asrun Lio menerangkan secara rinci, adapun indeks kedalaman kemiskinan Provinsi Sultra pada Maret Tahun 2023 sebesar 1,961. Hal ini mengalami penurunan dibandingkan pada September Tahun 2022 sebesar 2,048.

Lulusan S3 The Australian National University of Canberra ini melanjutkan, demikian juga dengan indeks keparahan kemiskinan, dimana pada periode yang sama mengalami penurunan dari 0,479 menjadi 0,512.

“Indeks kedalaman kemiskinan merupakan ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Indeks keparahan kemiskinan memberikan gambaran mengenai penyebaran pengeluaran diantara penduduk miskin,” tutur jenderal ASN Provinsi Sultra ini.

Perlu diketahui juga, masih dia, dari jumlah penduduk miskin di Sultra pada Maret 2023 sebanyak 321,53 ribu orang. Jumlah ini tersebar pada dua tempat, penduduk miskin perdesaan sebanyak 241,64 ribu orang dan penduduk miskin perkotaan sebanyak 79,89 ribu orang. Artinya, 8 dari 10 penduduk miskin di Sultra berada di pedesaan.

“Mengapa kita perlu mengetahui persoalan kemiskinan ini, agar pemerintah dengan tepat sasaran bisa mengambil tindakan. Berdasarkan data BPS, garis kemiskinan kita pada Maret 2023 tercatat Rp 443.980 per kapita per bulan, dengan komposisi garis kemiskinan makanan sebesar Rp 333.797,- (75,18 persen) dan garis kemiskinan bukan makanan Rp 110.183,- (24,82 persen),” ungkapnya.

Akademisi asal Moronene Bombana ini menerangkan, adanya tingkat kedalaman dan keparahan Kemiskinan di Sultra yang mengalami penurun, menunjukan strategi percepatan penanggulangan kemiskinan cukup berdampak. Hal ini sesuai delapan strategi Pj Gubernur Sultra, pertama masalah Pengendalian Harga Dan Ketersediaan Pangan Strategis. Kedua, Percepatan Penanganan Kemiskinan Dan Stunting. Ketiga, Pemberdayaan Umkm Berbasis Digital Dan Kearifan Lokal Dalam Menggerakkan Ekonomi.

Keempat, Percepatan Penyelesaian Proyek Strategis Nasional. Kelima, Optimalisasi Pemberdayaan Potensi Pariwisata Berkelanjutan (Sustainable Tourism). Keenam, Hilirisasi Nikel Dan Aspal Ramah Lingkungan. Ketujuh, Akses Pendidikan, Kesehatan, Dan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Yang Merata Untuk Seluruh Masyarakat. Dan kedelapan, Memastikan Pelaksanaan Pemilu Beradat.

“Pelaksanaan poin satu, dua, dan tujuh dapat dilihat melalui beberapa hal, diantaranya laju inflasi yang berhasil ditekan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita mengalami kenaikan 0,57 poin yang dilakukan melalui berbagai strategi peningkatan kualitas pendidikan hingga pelatihan dan peningkatan keterampilan masyarakat. IPM ini berkaitan dengan produktivitas penduduk, jika rendah maka pendapatan masyarakat juga rendah, sehingga bisa berdampak pada jumlah penduduk miskin,” paparnya lagi.

Dia menerangkan, peningkatan IPM Pemprov Sultra juga melakukan peningkatan terhadap akses pendidikan berkualitas, guna memastikan bahwa semua warga Sulawesi Tenggara, termasuk berasal dari keluarga miskin, memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang baik. Kedua, terdapat program perlindungan sosial berkelanjutan, dimana melindungi masyarakat dari risiko sosial dan ekonomi yang dapat mendorong ke dalam kemiskinan. Ini mencakup program bantuan sosial, asuransi sosial, dan bantuan tunai.

Terdapat juga akses yang lebih baik ke layanan kesehatan guna mencegah kemiskinan yang disebabkan oleh biaya kesehatan yang tinggi. Ini mencakup pembangunan fasilitas kesehatan, penyediaan obat-obatan, dan edukasi kesehatan.

Pemerintah juga melakukan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, dengan memastikan bahwa masyarakat memiliki akses yang memadai kekebutuhan dasar seperti pangan, air bersih, dan sanitasi yang sehat.

Asrun Lio juga salah satu Ketua IKA Unhas Wilayah Sultra ini juga menerangkan, selain itu pertumbuhan ekonomi Sultra juga memperlihatkan peningkatan, dimana pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mengalami pertumbuhan sebesar 6,48 persen.

Dengan kata lain, ditengah persoalan nasional terkait inflasi hingga dampak badai El Nino, Sultra mampu menunjukan upaya nyata untuk menghadapinya.

“Upaya penurunan tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan di Sultra juga dilakukan melalui pengendalian harga dan ketersediaan pangan strategis. Diantaranya berupa peningkatan produksi pangan seperti meningkatkan jumlah dan kualitas produksi pangan. Hal ini mencakup dukungan kepada petani dengan teknik pertanian yang lebih efisien, peningkatan varietas tanaman. Selanjutnya, terkait regulasi perdagangan pangan dimana terdapat pengaturan perdagangan pangan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan,” paparnya.

Lebih jauh Asrun Lio mengatakan, yakni terkait cadangan pangan strategis melalui penyediaan stok pangan oleh pemerintah sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi situasi darurat, seperti bencana alam atau peningkatan tiba-tiba dalam permintaan suatu komoditi pangan.

Lalu Kemudian distribusi efisien, artinya memastikan bahwa pangan mencapai konsumen akhir dengan cepat dengan adanya pengelolaan rantai pasokan.

Oleh karena itu dilakukan juga pendekatan jangka panjang dan berkelanjutan, tentunya ada langkah-langkah nyata seperti diversifikasi sumber pangan, guna memastikan ketersediaan pangan jangka panjang yang seimbang dan berkelanjutan.

“Secara teknis pengendalian harga dan ketersediaan pangan strategis ini bisa dilihat melalui upaya Pj Gubernur Sultra dalam mengintervensi pasar, mulai dari pengadaan hingga peninjauan pasar murah di Sultra. Maka dari itu menggandeng berbagai pihak melakukan penguatan ketahanan ekonomi, seperti gerakan BI dan Pemprov Sultra melakukan penanaman cabai guna pengendalian inflasi dan masih banyak lagi,” jelasnya lagi.

Dia pun berharap, melalui berbagai upaya dan strategi yang dilakukan pemerintah tersebut, “Sultra dapat terus melakukan pengendalian terhadap inflasi hingga penurunan tingkat kedalaman dan keparahan Kemiskinan di Sultra yang kemudian berdampak pada berkurangnya angka kemiskinan,” tandasnya. (Red)

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook

- MEMBER OF-
Ad imageAd image
THR ASN Sultra 2025 Cair, Rp 80 Miliar Siap Dibagikan
Wali Kota Kendari Hadiri Rakornas Pengelolaan Sampah 2025, Gaungkan Komitmen Lingkungan Berkelanjutan
Pemprov Sultra dan Dinas Terkait Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi: Fokus pada Pemantauan Harga dan Realisasi Pendapatan
Seluruh Fraksi Satu Suara, APBD 2024 Resmi Jadi Perda
Tongkang CV UBP dan ABK Ditahan Lanal Kendari Meski Dokumen Lengkap, Ada Apa?

 

TAGAndap Budhi ReviantoKemiskinanPj Gubernur SultraTingkat kemiskinan Turun
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Bagaimana Perasaanmu?
Suka0
Senang0
Terkejut0
Sedih0
Memalukan0
Previous Article 20231110 231128 1 Kanwil Kemenkumham Sultra Gelar Agenda Rutin Diskusi Bersama Insan Pers
Next Article IMG 20231113 WA0119 Dojo RB Kominfo Sultra Sabet Berbagai Mendali di Kerjurnas Liga 2 Lemkari di Gorontalo

POPULER

FB IMG 1768044326372
Gedung Baru, Arah Baru Pendidikan Sultra: Gubernur Dorong Pemerataan hingga Pelosok
Sabtu, 10 Januari 2026

BERITA TERBARU

FB IMG 1768044326372
Gedung Baru, Arah Baru Pendidikan Sultra: Gubernur Dorong Pemerataan hingga Pelosok
Sabtu, 10 Januari 2026
FB IMG 1767867908884
Pemprov Sultra Nyatakan Dukungan Penuh Program Strategis Pangan Nasional
Kamis, 8 Januari 2026
FB IMG 1767832546039 2
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, Bawa Peta Besar Ekonomi Laut ke KKP
Kamis, 8 Januari 2026
FB IMG 1767506161652
HAB ke-80 Kemenag dan Isyarat Keberpihakan Negara pada Pendidikan Keagamaan
Minggu, 4 Januari 2026
InCollage 20260103 224407180
Menuju Setahun ASR–Hugua Memimpin Sultra, Fondasi Pembangunan Mulai Terbaca
Sabtu, 3 Januari 2026

BACA JUGA

IMG 20241014 WA0047
Ribuan Relawan Garda Kendari Tangguh Resmi Dukung Abdul Rasak – Afdhal, Semakin Solid Menuju Kemenangan Pilkada 2024
Senin, 14 Oktober 2024
Screenshot 20230822 182127 WhatsApp
Wakapolri Komjen Agus Sebut Polri Belum Berpuas Diri Meski Hasil Survei Tingkat Kepercayaan Publik Meningkat
Rabu, 23 Agustus 2023
IMG 20250731 WA0069 1
Bea Cukai Kendari dan Denpom Gelar Operasi Gurita, 2,7 Juta Batang Rokok Ilegal Disita!
Kamis, 31 Juli 2025
Screenshot 20241206 100205 WhatsApp
Detasemen Gegana Brimob Polda Sulawesi Tenggara Sterilisasi Lokasi Rekapitulasi Pilgub
Jumat, 6 Desember 2024
Screenshot 20241119 191142 WhatsApp
Sultra Mantapkan Langkah Menuju Desa Bebas Korupsi melalui Lokakarya Desa Anti Korupsi 2024
Selasa, 19 November 2024
Screenshot 20250425 110834 Facebook 1
Gubernur Sultra,  Andi Sumangerukka Buka HUT Sultra ke-61, Bangun Daerah dengan Hati dan Harmoni
Jumat, 25 April 2025
Screenshot 20250423 063012 Facebook
Kartini Masa Kini, Wali Kota Siska Karina Imran Pimpin Apel Penuh Makna di Hari Kartini
Rabu, 23 April 2025
Screenshot 20250121 001049 Facebook
Pemprov Sultra Ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Sosialisasi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Selasa, 21 Januari 2025
Screenshot 20231229 211206 Facebook
Sekda Sultra Wakili Pj Gubernur Melantik Pengurus Tim PKK Provinsi Masa Bhakti 2023-2024
Jumat, 29 Desember 2023
Screenshot 20240510 114611 WhatsApp
Bendungan Ameroro Siap Memberikan Manfaat Besar bagi Masyarakat Konawe
Jumat, 10 Mei 2024
Screenshot 20230610 101604 WhatsApp
Kadin Sultra Dorong Pengusaha Lokal Kembangkan Bisnis Karbon di Sultra
Sabtu, 10 Juni 2023
FB IMG 1758031670337
Andi Sumangerukka Tanam Pohon dan Salurkan Bantuan Sosial di Lapas Kendari
Rabu, 17 September 2025
Indeks Berita
Kongkritpost.comKongkritpost.com
Copyright© 2025 Kongkritpost.com. All Rights Reserved.
  • REDAKSI
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • PP Ramah Anak
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?