KENDARI, Kongkritpost.com- Dalam langkah serius menangani persoalan sampah yang terus menumpuk, Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Parinringi, memimpin apel pagi dan rapat koordinasi di Kantor Camat Baruga, Senin (6/1/2024). Upaya ini menjadi awal strategi baru dalam menyelesaikan problematika pengelolaan sampah yang selama ini menjadi tantangan bagi masyarakat Kota Kendari.Screenshot 20250106 202140 FacebookParinringi memutuskan melibatkan RT dan RW sebagai garda terdepan untuk menggali akar masalah langsung dari masyarakat. Diskusi intensif dengan para pemangku kepentingan tingkat lokal ini diharapkan dapat menemukan solusi efektif, termasuk mengubah kebiasaan warga yang masih membuang sampah sembarangan dan meningkatkan fasilitas pengelolaan sampah di setiap titik.Screenshot 20250106 202126 Facebook“Jika kita ingin menjadikan Kota Kendari bersih, maka kunci utamanya adalah memahami akar masalah. Hari ini, kita mulai dengan RT/RW, ujung tombak masyarakat, untuk berdiskusi tentang apa saja kendala yang membuat volume sampah di TPS terus meningkat tanpa penyelesaian,” ungkap Parinringi.

Parinringi menegaskan, pertemuan seperti ini tidak akan berhenti di Baruga. Pekan depan, rapat serupa akan digelar di kecamatan lain, melibatkan beragam pihak mulai dari DPRD, OPD teknis terkait, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.Screenshot 20250106 202135 FacebookDengan pendekatan kolaboratif ini, Pemerintah Kota Kendari optimistis dapat menciptakan solusi yang lebih tepat sasaran. “Saya yakin, kalau semua pihak bisa bekerja sama, masalah mendasar Kota Kendari ini bisa kita selesaikan bersama,” tegasnya.

Rapat yang digelar di Kecamatan Baruga ini turut dihadiri oleh Camat Baruga, lurah-lurah setempat, perwakilan RT dan RW, Kepala Puskesmas Lepo-lepo, serta kepala sekolah se-Kecamatan Baruga. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan antusiasme besar untuk mewujudkan Kendari yang lebih bersih dan nyaman.

Pendekatan ini tidak hanya menjadi langkah strategis dalam pengelolaan sampah, tetapi juga wujud nyata dari kepemimpinan yang memberdayakan masyarakat. Harapannya, dengan sinergi yang baik, Kendari dapat menjadi kota yang tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga memiliki kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan.

Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kota Kendari berkomitmen menjadikan tahun 2024 sebagai momentum perubahan. Kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, dan institusi lainnya diharapkan mampu mengatasi masalah sampah sekaligus menciptakan Kendari yang lebih baik di masa depan( Red)