KENDARI, Kongkritpost.com- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Perhubungan memastikan dukungan penuh terhadap kelancaran penyelenggaraan Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah kepulauan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menghadirkan program tiket gratis angkutan laut bagi masyarakat.
Program tersebut merupakan usulan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi.
Kebijakan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya mobilitas antarwilayah.
Melalui program ini, pemerintah tidak hanya ingin membantu masyarakat yang akan mudik, tetapi juga berupaya mengurangi beban biaya perjalanan sekaligus memastikan layanan transportasi laut yang aman, nyaman, tertib, dan terjangkau.
Berdasarkan surat rekomendasi Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor B/140/500.11.20.2/II/2026 tertanggal 11 Februari 2026, pemerintah daerah telah mengusulkan penetapan rute pelayaran serta kuota tiket gratis untuk Angkutan Lebaran tahun ini.
Adapun layanan tersebut akan dilayani oleh sejumlah armada kapal cepat, yakni KM Express Bahari 6E, KM Express Bahari 5E, KM Express Cantika 168, dan KM Express Priscilia 88. Rute yang disiapkan meliputi Kendari–Raha pulang pergi serta Kendari–Baubau pulang pergi, dengan total kuota tiket gratis yang diusulkan mencapai 7.800 penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat Sulawesi Tenggara, terutama yang tinggal di wilayah kepulauan.
“Kami mengusulkan program tiket gratis ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mendukung kelancaran Angkutan Lebaran serta membantu masyarakat agar dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan terjangkau. Kami bersyukur usulan ini mendapat persetujuan dari Bapak Menteri Perhubungan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 berjalan lancar, tertib, dan selamat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Muhamad Rajulan, mengatakan program ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi kepada masyarakat.
Menurutnya, program tiket gratis ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya dalam mendukung konektivitas antarwilayah kepulauan serta memastikan akses transportasi yang merata dan berkeadilan.
Selain penyediaan tiket gratis, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara juga melakukan berbagai langkah strategis untuk mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026. Langkah tersebut meliputi peningkatan pengawasan keselamatan transportasi, pelaksanaan ramp check kendaraan dan kapal, koordinasi lintas sektor, serta peningkatan kesiapsiagaan petugas di lapangan ujar Rabu (25/2/2026)
Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar dapat memanfaatkan program ini dengan baik, mengikuti prosedur yang telah ditetapkan, serta tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Program tiket gratis pada Angkutan Lebaran 1447 Hijriah ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor transportasi




