KENDARI, Kongkritpost.com-Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, bersama Wakil Gubernur Ir. Hugua, menghadiri rapat paripurna perdana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra yang digelar di ruang rapat DPRD Sultra, Senin (3/3/2025).

Screenshot 20250304 080338 Facebook

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi kepada anggota DPRD Sultra yang telah menginisiasi dan mengadakan rapat paripurna perdana ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah (eksekutif) dan legislatif untuk mendukung pembangunan Sulawesi Tenggara.

Harapan di Bulan Suci Ramadan

Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa bagi seluruh umat Muslim yang hadir. Beliau berharap agar segala ibadah di bulan Ramadan ini mendapat keberkahan dan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Screenshot 20250304 080329 Facebook

Andi Sumangerukka bersama Ir. Hugua menegaskan komitmen mereka dalam menjalankan amanah rakyat Sultra. Ia menyadari bahwa tugas memimpin daerah bukan perkara mudah, namun dengan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, terutama DPRD sebagai mitra strategis, pihaknya optimistis dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“DPRD memiliki peran penting dalam pemerintahan daerah. Kami berharap kolaborasi antara eksekutif dan legislatif terus terjalin dengan baik sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada rakyat,” ujar Gubernur Andi.

Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka menjelaskan bahwa visi dan misi yang telah disusun akan menjadi pedoman dalam memimpin Sulawesi Tenggara. Ia memaparkan lima prioritas utama pembangunan:

Screenshot 20250304 080405 Facebook

Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat melalui program ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Memperkuat Infrastruktur dan Konektivitas untuk mendukung perekonomian daerah.

Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan demi menciptakan masyarakat yang berdaya saing tinggi.

Mengelola Sumber Daya Alam Secara Berkelanjutan agar generasi mendatang juga mendapatkan manfaatnya.

Mendorong Reformasi Birokrasi untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani.

Screenshot 20250304 080323 Facebook

Gubernur dan Wakil Gubernur juga memperkenalkan 39 program Quick Win 100 Hari ASR-Hugua, yang dirancang untuk mempercepat pencapaian target pembangunan. Beberapa program prioritas tersebut meliputi:

Rapat pimpinan akselerasi pelaksanaan program 100 hari

Pengendalian inflasi

Mitigasi dan penanggulangan bencana

Sertifikasi halal untuk UMKM

Program “Mantu” (Modal Usaha untuk Ibu-Ibu)

Beasiswa untuk Generasi Sultra

Program “Penggaris” (Perlengkapan dan Seragam Sekolah Gratis)

Layanan kesehatan gratis melalui “Sultra Health Service”

Penyediaan ambulans darat dan laut gratis

Event olahraga “Sultra Sport Fest”

Program “Jamaah” (Jalan Mulus Antar Wilayah)

Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS)

Dukungan pertanian melalui “Agrokompleks” (bantuan pupuk, benih, dan alat pertanian)

Hibah untuk organisasi masyarakat

Penyerahan sertifikat tanah

Penyusunan Pergub “Satu Data, Satu Peta, Satu Kebijakan”

Bursa kerja melalui “Job Fair Samudra”

Peningkatan ketahanan pangan desa

Penyelesaian batas wilayah

Pemantauan pelayanan kesehatan

Penandatanganan pakta integritas

Pelaporan hasil kerja 100 hari dan proyeksi ke depan

Perluasan akses air bersih dan sanitasi

Peresmian Monumen Pahlawan Oputa Yi Koo

Pembangunan infrastruktur kepulauan

Digitalisasi layanan transportasi dan kepelabuhanan

Program mudik gratis

Inisiatif “Sultra Mandiri Energi”

Penyelenggaraan Investment Summit dan Gov Award

Kampanye literasi melalui “Pekan Literasi Sultra”

Promosi pariwisata lewat “Sultra Storynomics Tourism”

Layanan pajak “Sigap”

Penguatan kapasitas perangkat daerah

Rekonsiliasi BUMD Sultra

Pelaksanaan Musrenbang

Program “Sultra Mandiri Pangan”

Untuk mencapai keberhasilan program-program tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka menyebutkan pentingnya penguatan data, inovasi layanan berbasis aplikasi, serta kolaborasi aktif antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah di seluruh Sulawesi Tenggara.

Gubernur menegaskan bahwa pemerintahannya terbuka untuk semua golongan tanpa membedakan suku, agama, budaya, atau pandangan politik. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk melepaskan ego sektoral dan mempererat kebersamaan demi membangun Sulawesi Tenggara.

“Saya berharap dukungan penuh dari DPRD, Forkopimda, serta seluruh masyarakat agar kita bisa menjalankan amanah ini dengan baik dan membawa daerah kita menjadi lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi,” tutupnya.

Rapat paripurna ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Sultra, para Wakil Ketua dan anggota DPRD, anggota Forkopimda, pejabat tinggi daerah, para Bupati/Walikota se-Sultra, Ketua KPU dan Bawaslu Sultra, serta pimpinan instansi vertikal dan organisasi non-pemerintah.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Rektor Universitas Halu Oleo, pimpinan partai politik, insan pers, dan perwakilan media massa, baik cetak maupun elektronik( Red)