KENDARI, Kongkritpost.com- Aktivitas di Bandara Haluoleo dipastikan meningkat tajam, Selasa (6/5/2026). Puluhan delegasi internasional dan nasional dijadwalkan tiba dalam tiga gelombang, menandai intensitas kedatangan jelang UCLG ASPAC 2026.

Kota Kendari kini benar-benar berada di jalur utama pertemuan kota-kota Asia Pasifik. Pergerakan delegasi dari berbagai negara berlangsung hampir tanpa jeda sejak pagi hingga sore.

Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menyebut jadwal kedatangan telah disusun rinci dan terkoordinasi sesuai waktu penerbangan masing-masing.

Pada sesi pagi, mulai pukul 07.15 WITA, delegasi dari Hamamatsu dan Taichung menjadi rombongan awal yang tiba. Disusul perwakilan Kementerian Luar Negeri RI, akademisi dari Universitas Pertahanan, serta delegasi Korea Selatan. Menjelang pukul 09.40, perwakilan Kementerian Dalam Negeri turut masuk dalam daftar kedatangan.

Memasuki sesi siang pukul 10.50 WITA, arus kedatangan semakin padat. Delegasi dari Philippines, termasuk Gubernur Provinsi Siquijor, tiba bersamaan dengan perwakilan ASEAN Secretariat.

Sejumlah unsur penting lainnya juga hadir, mulai dari APEKSI, akademisi, hingga kepala daerah dari berbagai wilayah seperti Samarinda, Minahasa Utara, dan Pangkal Pinang. Seluruh rombongan siang hari menggunakan penerbangan Garuda Indonesia dengan nomor GA-604.

Pada sesi sore, kedatangan berlanjut mulai pukul 16.40 WITA. Delegasi dari Fuzhou dan Xi’an dijadwalkan tiba, bersama perwakilan pemerintah daerah dari Malaysia dan Thailand. Rombongan dari Kota Jambi juga masuk dalam daftar kedatangan dengan komposisi lengkap, termasuk unsur protokol dan humas.

Dengan pembagian waktu yang sistematis ini, seluruh proses kedatangan diharapkan berjalan lancar. Di balik padatnya jadwal penerbangan, tersimpan satu realitas baru: Kendari sedang menjadi simpul pertemuan internasional.

Arus delegasi yang terus berdatangan bukan hanya soal agenda pertemuan, tetapi juga menegaskan posisi Kendari sebagai tuan rumah yang tengah diuji di panggung global*