KENDARI, Kongkritpost.com- Menjelang peringatan Hari Bakti Postel ke-81, Pemerintah Kota Kendari memperkuat sinergi dengan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio dan Infrastruktur Digital Kelas II Kendari.

Penguatan koordinasi tersebut dilakukan melalui rapat bersama yang dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari Sahuriyanto Meronda, Selasa (8/9/2026).

Pertemuan itu sekaligus menjadi bagian dari persiapan rangkaian peringatan Hari Bakti Postel ke-81 yang akan berlangsung pada 27 September 2026.

Namun, pembahasannya tidak sebatas soal seremoni.

Ada satu hal yang dianggap tak kalah penting: bagaimana masyarakat Kota Kendari lebih mengenal keberadaan dan tugas Balai Monitor.

Selama ini, keberadaan lembaga tersebut dinilai belum banyak diketahui masyarakat. Padahal, Balai Monitor memiliki tugas yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya dalam pengawasan spektrum frekuensi radio serta pemantauan layanan telekomunikasi.

Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari Sahuriyanto Meronda mengatakan momentum Hari Bakti Postel menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan tugas dan keberadaan Balai Monitor kepada masyarakat.

“Status dan keberadaan lembaga ini memang perlu kita publikasikan kepada masyarakat. Saya juga membawa tim untuk dibuatkan publikasi, supaya keberadaan Balai Monitor ini lebih dikenal,” ujar Sahuriyanto.

Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui ke mana harus menyampaikan laporan apabila menemukan persoalan terkait layanan komunikasi dan telekomunikasi.

Termasuk ketika terjadi gangguan atau kualitas sinyal yang kurang baik di wilayah tertentu.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Balai Monitor dinilai penting untuk memperkuat komunikasi publik sekaligus membangun pemahaman masyarakat mengenai fungsi lembaga tersebut.

Sahuriyanto menilai berbagai agenda yang telah disiapkan dalam rangka Hari Bakti Postel ke-81 juga dapat menjadi ruang untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.

Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio dan Infrastruktur Digital Kelas II Kendari sendiri telah menyiapkan sejumlah kegiatan untuk memeriahkan peringatan tersebut.

Di antaranya pertandingan bulu tangkis, tenis meja, jalan santai, donor darah serta berbagai kegiatan lainnya.

Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai rangkaian peringatan Hari Bakti Postel, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan sekaligus memperkenalkan Balai Monitor kepada masyarakat.

Di era ketika telekomunikasi menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat, persoalan frekuensi dan kualitas jaringan bukan lagi urusan teknis semata.

Kualitas komunikasi ikut memengaruhi aktivitas ekonomi, pelayanan publik, pendidikan hingga kehidupan sosial masyarakat.

Karena itu, keberadaan lembaga yang melakukan pengawasan terhadap spektrum frekuensi dan infrastruktur digital memiliki peran strategis.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio dan Infrastruktur Digital Kelas II Kendari Boby Satriyo juga menyampaikan harapan agar Wali Kota Kendari dapat hadir sekaligus menjadi pembina upacara pada puncak peringatan Hari Bakti Postel ke-81 pada 27 September 2026.

Kehadiran Wali Kota diharapkan menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap keberadaan dan tugas Balai Monitor di wilayah Kendari.

Sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dalam menghadirkan layanan komunikasi dan telekomunikasi yang semakin baik bagi masyarakat.

Bagi Pemkot Kendari, sinergi tersebut tentu memiliki arti penting.

Sebab perkembangan teknologi digital berjalan begitu cepat. Di tengah tingginya ketergantungan masyarakat terhadap telekomunikasi, kualitas jaringan, keteraturan penggunaan frekuensi dan keberadaan infrastruktur digital menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kebutuhan masyarakat modern.

Karena itu, komunikasi antara pemerintah, lembaga teknis dan masyarakat perlu terus dibangun.

Hari Bakti Postel ke-81 pun diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan.

Lebih dari itu, momentum tersebut dapat menjadi jembatan untuk mendekatkan Balai Monitor dengan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Kendari.

Dari olahraga, aksi sosial hingga publikasi dan edukasi, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan mampu membuat masyarakat semakin mengenal lembaga yang selama ini bekerja di balik layar menjaga tertibnya penggunaan frekuensi dan mendukung kualitas layanan telekomunikasi.

Sebab di zaman serba terkoneksi seperti sekarang, sinyal bukan sekadar barisan angka di layar ponsel.

Di baliknya ada kebutuhan masyarakat yang harus dijaga*