KENDARI, Kongkritpost.com- Malam di kawasan Eks MTQ Kendari berubah menjadi lautan manusia. Bukan karena konser artis ibu kota, melainkan karena para kepala daerah se-Sulawesi Tenggara naik panggung dan bernyanyi bersama.
Dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara, Pemerintah Provinsi menghadirkan tontonan yang tak biasa: lomba karaoke antar kepala daerah, Sabtu malam (25/4/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi Suasana langsung pecah. Gubernur Sultra bersama 17 bupati dan wali kota bergantian memegang mikrofon. Mereka yang biasanya tampil formal di podium pemerintahan, malam itu memilih tampil santai di depan rakyat.
Ada yang percaya diri. Ada yang malu-malu. Ada pula yang tampil total dengan goyangan khas daerahnya.
Panggung yang biasanya penuh pidato, malam itu dipenuhi nada, tawa, dan tepuk tangan.
Yang membuat acara ini berbeda, tiap kontingen tak datang sendirian. Sejumlah kepala daerah tampil membawa rombongan budaya masing-masing. Tarian tradisional ikut mengiringi lagu yang dibawakan, membuat panggung seperti parade mini kebudayaan Sultra.
Masyarakat yang memadati lokasi tampak menikmati suasana. Banyak warga ikut bernyanyi, berjoget, bahkan mengabadikan momen langka itu lewat ponsel mereka.
“Baru kali ini lihat pemimpin nyanyi ramai-ramai begini. Rasanya dekat sekali,
Tak ada jarak malam itu. Tak ada sekat antara pejabat dan warga. Yang ada hanya kegembiraan bersama.
Di tengah dinamika birokrasi dan padatnya agenda pemerintahan, panggung karaoke ini seolah menjadi pesan sederhana: pemimpin juga manusia, bisa bercanda, bisa bernyanyi, dan bisa menyatu dengan rakyatnya.
Momentum HUT Sultra ke-62 pun terasa lebih hangat. Bukan sekadar seremoni, tapi pesta rakyat yang menghadirkan kebersamaan.
Dan di usia ke-62 ini, Sultra seakan ingin menunjukkan bahwa harmoni tak selalu dibangun lewat rapat panjang. Kadang, cukup lewat satu panggung, satu lagu, dan satu irama bersama*




