KENDARI, Kongkritpost.com- Beredar video viral dan pemberitaan terkait pengisian BBM jenis Pertalite ke puluhan jeriken dengan memakai mobil Avanza tepatnya pada Rabu 19 Juli 2023 di SPBU Saranani, Kecamatan Mandongga, Kota Kendari Sulawesi Tenggara.

Menanggapi hal tersebut Penanggung Jawab SPBU Saranani, Hanura mengatakan bahwa Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi kebutuhan penting bagi segenap warga Indonesia baik untuk menunjang aktivitas rumah tangga, transportasi, usaha, maupun kegiatan industri.

“Artinya operator SPBU Saranani kan mengisi secara langsung di tangki normalnya, bahwa operator saya tidak tau jika didalam mobil tersebut ada jeriken,” kata Hanura dalam keterangan persnya. Kamis (20/7/2023).

Selaku penangung jawab di SPBU Saranani, dirinya mengaku tidak mengarahkan operator SPBU Sarani untuk mengisi BBM jenis apapun dalam jeriken, sebab menurutnya hal itu melanggar aturan pertamina.

“Namun dari pengakuan operator SPBU bahwa BBM yang konsumen isi sebanyak 41 liter itu wajar-wajar saja,” ungkapnya.

Hanura juga menekankan akan memberikan sanksi kepada operatornya, dan akan diverifikasi dalam bentuk teguran untuk tidak melakukan pengisian ke jeriken yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Saya sudah berikan sanksi satu bulan tidak masuk kerja terhitung mulai tanggal 19 Juli 2023 terhadap operator yang bertugas saat itu dan kita sudah keluarkan suratnya,” tegas Hanura.

Melalui Kongkritpost.com, ia menghimbau kepada operator SPBU Saranani untuk berhati hati saat mengisi BBM kendaraan dan tidak sembarangan mengisi BBM ke jeriken.

“Dari kejadian ini kita jadikan sebagai pengalaman dan kedepan kita akan pantau langsung melalui CCTV, agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” katanya. (Usman) Exacto Creditant