KENDARI, Kongkritpost.com- Mewakili Pj Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., membuka Rapat Evaluasi Implementasi 10 Program Pokok PKK bersama Tim Penggerak PKK dari 17 kabupaten/kota se-Sultra. Acara ini berlangsung di Kendari dengan melibatkan berbagai pihak terkait untuk memperkuat sinergi dalam pembangunan berbasis keluarga.
Dalam sambutannya, Asrun Lio menegaskan bahwa pembangunan yang dimulai dari elemen terkecil masyarakat, yaitu keluarga, menjadi kunci dalam mewujudkan kesejahteraan bangsa. Ia menekankan pentingnya dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta instansi terkait lainnya dalam mengoptimalkan program dan kegiatan PKK di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota ujar Minggu (17/11/2024)
Pembangunan yang diawali dari keluarga berkualitas adalah fondasi masyarakat yang maju. Untuk itu, kami mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya rapat evaluasi ini,” ujar Asrun Lio.
Asrun mengingatkan bahwa terdapat 10 indikator prioritas yang menjadi fokus Pj Gubernur Sultra, yakni kesehatan, stunting, layanan publik, kemiskinan ekstrem, inflasi, BUMD, anggaran, perizinan, penyerapan kegiatan unggulan, dan pengangguran.
Beberapa indikator tersebut, lanjut Asrun, merupakan bagian dari program unggulan PKK sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan. “PKK melalui 10 Program Pokoknya memberdayakan wanita untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan masyarakat,” jelasnya.
Sekda Sultra menguraikan 10 Program Pokok PKK yang mencakup berbagai bidang, seperti penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, kesehatan, pendidikan, kelestarian lingkungan hidup, hingga perencanaan sehat. Ia menekankan bahwa program-program tersebut tidak dapat berjalan optimal tanpa sinergi dengan 18 OPD dan instansi vertikal lainnya.
Salah satu contoh nyata dari kolaborasi ini adalah upaya penurunan prevalensi stunting, pencegahan pernikahan dini, hingga kampanye perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, PKK juga aktif meningkatkan keterampilan perempuan dalam ekonomi keluarga, mendukung gerakan ketahanan pangan, dan mencegah putus sekolah melalui peningkatan minat baca.
Melalui pendekatan berbasis keluarga, kader PKK dapat berperan aktif dalam mewujudkan program ini secara efektif dan efisien,” tambah Asrun.
Menutup sambutannya, Asrun berharap para peserta rapat serius mengikuti evaluasi dan memberikan masukan untuk menyusun program yang lebih efektif. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK yang terus berkarya dalam mendukung pembangunan daerah.
Selamat bekerja dan berkarya untuk seluruh kader PKK. Semoga kita semua selalu diberikan keberkahan dalam mengemban amanah untuk mensejahterakan masyarakat,” tandasnya.
Acara ini turut dihadiri Pj Ketua Tim Penggerak PKK Sultra, para Ketua Tim Penggerak PKK se-Sultra, pengurus PKK Provinsi Sultra, serta pihak terkait lainnya.
Rapat evaluasi ini menjadi momentum strategis untuk menguatkan sinergi antara PKK dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, demi kesejahteraan masyarakat Sultra( Red)




