KENDARI, Kongkritpost.com- Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengumpulkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rapat evaluasi yang membahas pelaksanaan program pembangunan, perizinan, Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga Program Strategis Nasional (PSN).
Rapat yang berlangsung di ruang kerja wali kota itu menjadi ajang evaluasi menyeluruh terhadap kinerja perangkat daerah sekaligus penegasan arah kebijakan Pemerintah Kota Kendari ke depan.
Di hadapan para kepala dinas, Siska menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan dalam setiap kebijakan dan tindakan pemerintah. Ia mengingatkan seluruh OPD agar tidak mengambil langkah di luar koridor regulasi karena tata kelola pemerintahan yang baik hanya dapat terwujud jika seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun sorotan utama rapat kali ini tertuju pada persoalan Pendapatan Asli Daerah. Siska menilai masih banyak potensi PAD yang belum tergarap maksimal dan perlu segera dipetakan secara detail oleh masing-masing perangkat daerah Ujarnya Senin (8/6/2026)
Menurutnya, sejumlah sektor pajak dan retribusi masih memiliki ruang besar untuk meningkatkan penerimaan daerah apabila dikelola lebih serius dan profesional. Upaya penguatan PAD dianggap penting untuk mendukung pembiayaan pembangunan tanpa terlalu bergantung pada transfer pusat.
Selain PAD, sektor investasi juga mendapat perhatian khusus. Siska menegaskan Kendari terbuka bagi investor yang ingin menanamkan modalnya. Namun ia mengingatkan bahwa seluruh aktivitas investasi harus berjalan sesuai regulasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Kendari, kata dia, tidak ingin investasi hanya menghadirkan keuntungan ekonomi semata, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan usaha lokal, dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Di sisi lain, Siska juga menyoroti kualitas pelayanan publik yang dinilai harus terus ditingkatkan. Ia meminta seluruh kepala OPD lebih responsif terhadap keluhan masyarakat dan tidak membiarkan persoalan berlarut-larut.
Menurutnya, pemerintah harus hadir lebih cepat sebelum masalah berkembang menjadi keluhan besar yang merugikan warga. Kecepatan merespons aduan masyarakat menjadi salah satu ukuran keberhasilan pelayanan publik.
Rapat evaluasi tersebut juga membahas berbagai hambatan dalam pelaksanaan program pembangunan, pelayanan perizinan, pengelolaan PAD, serta sejumlah program strategis yang sedang berjalan di Kota Kendari.
Melalui evaluasi berkala itu, Pemkot Kendari berharap seluruh program dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pesan yang paling kuat dari rapat tersebut adalah bahwa Pemkot Kendari kini tidak hanya berbicara soal pembangunan fisik. Di bawah kepemimpinan Siska Karina Imran, fokus juga diarahkan pada peningkatan pendapatan daerah, pelayanan publik yang lebih cepat, serta penciptaan iklim investasi yang sehat agar roda ekonomi kota terus bergerak*







