KENDARI, Kongkritpost.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional. Di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Gubernur Andap Budhi Revianto, Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Sultra berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi pada Rapat Koordinasi SDM dan Kelembagaan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) 2024. Penghargaan tersebut diserahkan pada Kamis, 10 Oktober 2024, di Grand Ballroom Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat.IMG 20241011 WA0231Ajang yang diinisiasi oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ini mengapresiasi pencapaian Pemprov Sultra dalam inovasi, pembinaan, dan partisipasi aktif pada booth virtual expo. Tiga penghargaan yang diraih adalah:

1. Peringkat ke-3 Kepala UKPBJ Berprestasi 2024, diterima oleh Khaerudin, Plt. Kepala Biro PBJ Sultra.

2. Peringkat ke-1 Mentor Kematangan UKPBJ Terbaik 2024, diterima oleh Umikun Latifah, JF PPBJ Madya.

3. Peringkat ke-1 Booth Virtual Expo Terfavorit 2024 di Swargaloka Metaverse, diterima oleh W. Sulhan, Staf Biro PBJ.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Plh. Kepala LKPP, Iwan Herniwan, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja UKPBJ Sultra yang berhasil menunjukkan inovasi di bidang pengadaan barang dan jasa, serta kontribusi signifikan dalam memajukan UKPBJ di daerah.IMG 20241011 WA0230*Kinerja Cemerlang UKPBJ Sultra*

Keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai inisiatif dan inovasi yang dilakukan UKPBJ Sultra, terutama dalam program mentoring yang membantu dua UKPBJ Kabupaten/Kota di Sultra mencapai level proaktif. Program ini telah meningkatkan tingkat kematangan UKPBJ di berbagai daerah, menegaskan bahwa pembinaan yang dilakukan oleh Pemprov Sultra efektif dalam mendorong pengembangan UKPBJ di tingkat lokal.

Selain itu, Swargaloka Metaverse yang diikuti oleh UKPBJ Sultra juga menjadi pusat perhatian. Booth virtual yang dihadirkan selama 35 hari berhasil menarik pengunjung terbanyak, menempatkan Sultra sebagai peraih penghargaan booth terfavorit. Ini menunjukkan bahwa UKPBJ Sultra mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sekaligus memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan partisipasi dan keterlibatan masyarakat.

*Apresiasi Pj. Gubernur Sultra*

Menanggapi prestasi ini, Pj. Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada tim UKPBJ. Menurutnya, penghargaan ini adalah bukti nyata dari komitmen Pemprov Sultra dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh elemen pemerintahan Sulawesi Tenggara. Kami bangga atas pencapaian ini dan terus berkomitmen untuk berinovasi demi kemajuan daerah,” ungkap Andap.

Pj. Gubernur sultra juga menyoroti aplikasi BOSARA sebagai salah satu inovasi terbaru dari UKPBJ Sultra yang dinilai mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam proses pengadaan barang dan jasa. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih baik.

Mentoring untuk Kemajuan Daerah Lebih lanjut, Andap menegaskan pentingnya keberlanjutan dalam program pembinaan dan mentoring UKPBJ di seluruh kabupaten dan kota di Sultra.

“Mentoring yang kami lakukan terbukti berhasil meningkatkan kematangan UKPBJ di daerah. Ke depan, kami akan terus mendampingi agar seluruh UKPBJ di Sultra dapat mencapai tingkat proaktif dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” tambahnya.

Prestasi ini diharapkan tidak hanya menjadi capaian semata, tetapi juga sebagai motivasi bagi seluruh elemen pemerintahan di Sulawesi Tenggara untuk terus berinovasi dan bergerak maju demi kemajuan bersama. Andap menutup dengan harapan bahwa penghargaan ini akan menjadi batu loncatan untuk mencapai prestasi yang lebih besar di masa depan.

“Penghargaan ini bukan akhir, melainkan awal dari tantangan baru. Kami harus terus bergerak maju dan memberikan dampak yang lebih besar untuk kemajuan Sulawesi Tenggara dan Indonesia,” tutupnya.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Plh Kepala LKPP, Direktur LKPP, Sekretaris Daerah, dan perwakilan dari Kementerian/Lembaga serta daerah. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam upaya peningkatan kualitas pengadaan barang dan jasa di Indonesia( Red)