KONAWE SELATAN, Kongkritpost.com- Suasana berbeda terasa di Desa Bangun Jaya dan Desa Kalo-Kalo, Kabupaten Konawe Selatan. Jalanan yang dulu penuh lubang kini mulai tertutup material tanah, hasil dari bhakti sosial yang digelar PT Tambang Indonesia Sejatra (PT TIS) bersama masyarakat setempat.

Kegiatan kerja bakti ini bukan sekadar penimbunan tanah. ia menjadi simbol kolaborasi antara dunia usaha dan warga desa, demi memperbaiki akses jalan yang selama ini cukup menyulitkan, terutama saat musim hujan tiba.
Direktur Operasional PT Tambang Indonesia Sejatra (TIS) La Ode Sabaruddin, menjelaskan bahwa perbaikan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar. “Kegiatan ini inisiatif bersama. Kami ingin membantu memperlancar akses warga, apalagi jalan ini cukup vital karena menghubungkan antar desa dan menuju jalan raya Lainea,” ujarnya saat ditemui, Senin (28/7/2025).
Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Maka suasananya pun tak hanya kerja bakti, tapi juga kebersamaan. Warga turun langsung bergotong royong, bersama tim dari PT TIS, menutup lubang-lubang jalan dengan tanah dan alat seadanya.
“Bakti sosial ini adalah bentuk kepedulian kami. Walaupun perusahaan belum memulai kegiatan produksi, kami merasa sudah sepatutnya hadir dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” lanjut La Ode Sabaruddin.
Sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan, PT TIS tak hanya memperbaiki jalan. Mereka juga menyalurkan bantuan sosial berupa beras, sembako, dan melaksanakan pemotongan hewan kurban untuk warga saat itu, Selain itu ada pula dukungan pembangunan untuk rumah ibadah di desa.
Yang membuat kegiatan ini terasa lebih menyentuh, adalah sosok pemilik perusahaan yang merupakan putra asli Desa Bangun Jaya. Ia tumbuh besar di sana, bersekolah di sana, dan kini membangun kembali tanah kelahirannya lewat kiprah PT TIS.
“Perusahaan ini lahir dari desa dan untuk desa. Itu sebabnya semangat kami adalah membangun dari akar, bersama masyarakat,” jelas Sabaruddin. Dengan adanya PT TIS, warga juga mulai merasakan manfaat dari sisi ekonomi—sebagian mulai dilibatkan dalam pekerjaan lapangan. Ke depan, harapan pun tumbuh bahwa perusahaan ini akan membuka lebih banyak peluang kerja di daerah.
Warga pun menyambut baik kegiatan tersebut. Jalan yang selama ini cukup menyulitkan kini menjadi lebih layak dilalui, dan semangat gotong royong pun kembali menguat.
Bhakti sosial ini menjadi awal dari langkah panjang PT TIS dalam menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat. Di atas tanah desa yang kaya potensi, tumbuh pula optimisme baru: bahwa pembangunan bisa dimulai dari langkah sederhana, bila dikerjakan bersama.
“Dengan adanya Bhakti Sosial ini, Kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat, pemerintah daerah dalam hal ini bupati Konsel Irham Kalenggo, pemerintah kecamatan dan pemdes setempat,” tambahnya( Usman)





