KENDARI, Kongkritpost.com- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus mengupayakan percepatan perbaikan infrastruktur jalan di berbagai wilayah yang mengalami kerusakan berkepanjangan, termasuk ruas Batas Konawe Selatan (Konsel)–Lapoa sepanjang kurang lebih 26 kilometer yang hingga kini masih menjadi salah satu titik perhatian utama pemerintah daerah.
Dari total panjang ruas tersebut, penanganan baru terealisasi sekitar lima kilometer dari arah Lapoa. Kondisi ini membuat sebagian besar akses jalan masih dalam keadaan rusak dan berdampak pada aktivitas masyarakat di wilayah Kecamatan Lalembuu serta sekitarnya, terutama dalam distribusi barang dan mobilitas ekonomi warga.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara Andi Syahrir menyampaikan bahwa pemerintah provinsi menaruh perhatian serius terhadap berbagai ruas jalan rusak di seluruh wilayah Sultra. Menurutnya, upaya penanganan dilakukan dengan berbagai pendekatan di tengah keterbatasan anggaran yang dimiliki daerah Ujarnya Senin (27/4/2026)
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus menyerap aspirasi masyarakat yang menginginkan percepatan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan yang menjadi urat nadi perekonomian. Aspirasi tersebut, kata dia, menjadi bagian dari dorongan publik terhadap kepemimpinan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur yang sudah lama terjadi.
Untuk ruas Batas Konsel–Lapoa, Pemprov Sultra saat ini menempuh langkah melalui pengusulan Program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Skema ini dipilih sebagai salah satu solusi percepatan mengingat keterbatasan kemampuan fiskal daerah dalam menangani seluruh ruas jalan sekaligus.
Rencananya, pembahasan usulan tersebut akan dilakukan bersama Kementerian Pekerjaan Umum pada Juni 2026. Agenda pembahasan mencakup penetapan persetujuan program, tahun pelaksanaan, serta besaran anggaran yang akan dialokasikan untuk penanganan ruas jalan tersebut.
Sebelumnya, pada momentum Festival Bokori beberapa waktu lalu, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Provinsi Sultra bersama Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo juga telah membahas secara khusus percepatan penanganan ruas jalan tersebut. Pembicaraan itu menjadi bagian dari konsolidasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam memperkuat usulan ke pemerintah pusat.
Pemprov Sultra berharap usulan melalui Program IJD ini dapat memperoleh respons positif dari pemerintah pusat, sehingga penanganan ruas jalan Batas Konsel–Lapoa dapat segera direalisasikan secara menyeluruh. Pemerintah provinsi menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan masih menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah, seiring upaya meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Sulawesi Tenggara*


