KENDARI, Kongkritpost.com-Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Sultra bersama Pengurus Cabang (PC) IKA PMII kabupaten/kota se-Sultra. Kegiatan bertema “Gerak Kolaborasi IKA PMII untuk Sultra Maju” tersebut berlangsung di Hotel Claro Kendari, Jumat malam (10 April 2026).

Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk para alumni PMII. Ia bahkan menyatakan kesiapannya menyediakan waktu khusus untuk berdiskusi langsung dengan organisasi tersebut.

“Kami pemerintah provinsi membuka ruang. Saya juga akan menyediakan waktu di kantor jika teman-teman ingin membicarakan hal terkait Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya peran kader PMII dalam merespons tantangan global yang tengah berkembang. Menurutnya, dinamika geopolitik internasional saat ini turut berdampak pada sektor bahan bakar dan energi, sehingga membutuhkan perhatian bersama.

“Saya ingin menitipkan kepada rekan-rekan PMII, kondisi yang kita alami saat ini tidak lepas dari situasi geopolitik global, terutama terkait bahan bakar dan energi. Ini menjadi tantangan bersama,” katanya.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk IKA PMII, dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadapi kebijakan efisiensi serta potensi krisis energi yang mungkin terjadi.

Kolaborasi yang kuat dinilai menjadi kunci untuk menjaga stabilitas pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara siap menjalin kerja sama dalam berbagai sektor demi kepentingan masyarakat dan percepatan kemajuan daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PB IKA PMII, Fathan Subchi yang juga menjabat sebagai Anggota VI BPK RI. Selain itu, sejumlah bupati dan wali kota se-Sulawesi Tenggara tampak hadir bersama tokoh-tokoh alumni PMII lainnya.

Momentum pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat jaringan kolaborasi antara pemerintah dan alumni PMII untuk mendorong pembangunan Sulawesi Tenggara yang lebih maju dan berkelanjutan*