KENDARI, Kongkritpost.com-Hitungan hari menuju agenda internasional, Pemerintah Kota Kendari mulai mengunci seluruh skema krusial. Dari pengamanan berlapis hingga rute penjemputan tamu mancanegara, semuanya dipastikan tanpa celah.
Rapat pemantapan dipimpin langsung Wali Kota, Siska Karina Imran, di ruang kerjanya, Senin (13 April 2026). Agenda ini menjadi titik konsolidasi akhir jelang pelaksanaan United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) yang dirangkaikan dengan HUT Kota Kendari.
Seluruh OPD dan unsur Muspida dilibatkan. Fokusnya satu: memastikan kesiapan teknis di lapangan benar-benar matang.
Siska menaruh perhatian besar pada detail penjemputan tamu. Rute utama telah dipastikan—mulai dari Bandara Haluoleo, menuju pusat akomodasi di Hotel Claro Kendari, hingga lokasi kunjungan seperti Pantai Nambo.
“Tidak boleh ada hambatan. Kita harus memberi kesan terbaik bagi tamu internasional,” tegasnya.
Di sisi lain, pengamanan disiapkan dengan pola berlapis. Unsur Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia menjadi garda utama, diperkuat Lanud Haluoleo, Lanal Kendari, hingga satuan khusus Gegana Mabes Polri.
Tak hanya itu, sektor pendukung seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan BPBD juga disiagakan untuk memastikan kelancaran mobilitas dan respons cepat di lapangan.
Pemeriksaan terhadap tamu dan delegasi pun akan diperketat. Setiap akses masuk dipastikan melalui verifikasi berlapis demi menjaga sterilisasi area kegiatan.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Pemkot menyiapkan kantong parkir khusus di sejumlah titik strategis. Skema ini dirancang agar lalu lintas tetap terkendali, meski mobilitas meningkat selama acara berlangsung.
UCLG ASPAC 2026 bukan sekadar event. Ini panggung internasional bagi Kendari untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah—tertata, aman, dan siap bersaing di level Asia Pasifik*



