KENDARI, Kongkritpost.com- Upaya memperkuat daya saing Sulawesi Tenggara di tingkat nasional terus digencarkan. Salah satunya melalui sinergi dengan media nasional guna memperluas promosi potensi daerah dan menarik investasi.

Komitmen itu terlihat saat Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menerima audiensi jajaran Kompas Media di ruang kerjanya, Jumat (29/5/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri langsung CEO Kompas Media, Andy Budiman, bersama sejumlah pimpinan Kompas Gramedia Media. Suasana diskusi berlangsung hangat dengan fokus pada berbagai peluang pengembangan daerah yang dinilai memiliki prospek besar di masa depan.

Pariwisata, perikanan, dan kelautan menjadi sektor yang paling banyak dibahas. Ketiganya dianggap sebagai kekuatan utama Sulawesi Tenggara yang memiliki nilai ekonomi besar dan berpotensi menjadi magnet investasi baru.

Di balik pembahasan potensi daerah, terdapat agenda lain yang tak kalah penting. Pemerintah Provinsi Sultra tengah mempercepat pembenahan tata kelola aset daerah agar lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Penataan aset tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi pemerintahan yang sehat sekaligus memastikan setiap aset daerah memiliki kejelasan status dan manfaat bagi pembangunan.

Dalam diskusi itu juga mengemuka pentingnya peran media nasional dalam memperkenalkan wajah baru Sulawesi Tenggara. Promosi yang kuat dinilai mampu membuka peluang investasi, meningkatkan kunjungan wisata, serta memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai pihak.

Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk media, untuk mengangkat potensi Sultra agar lebih dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sultra, Andi Syahrir, serta Direktur Utama [Bank Sultra](https://banksultra.co.id?utm_source=chatgpt.com), Andri Permana Diputra Abubakar.

Pertemuan ditutup dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama untuk mendorong kemajuan Sulawesi Tenggara melalui penguatan investasi, promosi potensi daerah, dan tata kelola pemerintahan yang semakin baik*