JAKARTA,  Kongkritpost.com- Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Sultra dalam memperkuat meritokrasi dan pengelolaan talenta aparatur sipil negara (ASN). Hal ini disampaikannya saat menghadiri agenda Komitmen Bersama Pembangunan Meritokrasi Instansi yang digelar Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta, Kamis (2 Oktober 2025).

FB IMG 1761609319754

Kegiatan tersebut diikuti para kepala daerah dari Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat, serta dirangkaikan dengan pembekalan kepada Tim Manajemen Talenta setiap instansi pemerintahan daerah.

Dalam forum itu, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan perlunya setiap daerah memahami secara konkret konsep merit system agar tata kelola kepegawaian berjalan transparan dan objektif sesuai kompetensi ASN.

FB IMG 1761609298666

“Kami ingin mendengar langsung bagaimana penerapan merit sistem oleh BKN dan kami siap mengimplementasikannya di Sulawesi Tenggara,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada anggaran dan infrastruktur, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang ditempatkan sesuai kapasitas dan kapabilitas.

FB IMG 1761609284355

Karena itu, penguatan manajemen talenta dinilai penting untuk memastikan promosi jabatan dan pola karier ASN dilandasi profesionalitas, bukan kedekatan atau kepentingan politik.

“Daerah bisa maju jika ditopang SDM yang unggul dan berintegritas. Meritokrasi harus menjadi budaya kerja ASN,” ujar Gubernur.

FB IMG 1761609330220

Acara tersebut juga diisi dengan penandatanganan komitmen bersama penerapan manajemen talenta antara Kepala BKN dan Gubernur Sultra. Selain itu, BKN turut menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pemerintah kabupaten/kota yang menunjukkan progres tata kelola SDM yang baik.

Tampak hadir Wali Kota Kendari dan Baubau, serta para bupati dari Kolaka, Konawe, Bombana, Buton Utara, Kolaka Timur, Muna Barat, dan Konawe Selatan.

FB IMG 1761609294934

Dengan langkah ini, Pemprov Sultra berharap transformasi birokrasi dapat berjalan lebih cepat, sehingga pelayanan publik semakin profesional dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat( Red)