KENDARI, Kongkritpost.com-Pemerintah Kota Kendari terus memantapkan persiapannya sebagai tuan rumah pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 (United Cities and Local Governments Asia Pacific). Komitmen tersebut ditunjukkan melalui rapat pemantapan panitia yang digelar di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Kamis (26/3/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, selaku ketua panitia, didampingi Wakil Wali Kota Sudirman, Sekretaris Daerah, serta Ketua DPRD Kota Kendari. Pertemuan ini membahas kesiapan teknis hingga strategi pemanfaatan momentum internasional tersebut bagi kemajuan daerah.
Bagi Pemerintah Kota Kendari, ajang UCLG ASPAC 2026 bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum strategis untuk mengangkat potensi daerah dengan melibatkan masyarakat dan pelaku UMKM secara langsung.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 6–10 Mei 2026 di sejumlah lokasi di Kota Kendari. Agenda utama meliputi forum internasional, pertemuan antar pemerintah daerah, expo UMKM, hingga kegiatan budaya dan wisata.
Saat memimpin rapat, Siska Karina Imran menegaskan bahwa penunjukan Kota Kendari sebagai tuan rumah forum internasional merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal. Ia menyebut kegiatan ini diperkirakan akan dihadiri ratusan delegasi dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.
“Ini kesempatan bagi kita untuk menunjukkan potensi daerah. Bukan hanya pemerintah, tetapi masyarakat juga harus terlibat dan merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini sekitar 250 delegasi luar negeri telah mendaftarkan kehadirannya, dan jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah.
“Jumlah ini kemungkinan akan terus meningkat karena masih ada waktu menjelang pelaksanaan kegiatan,” ungkapnya kepada awak media.
Dalam kegiatan tersebut, pelaku UMKM lokal akan dilibatkan secara aktif.
Produk-produk unggulan seperti kain tenun, kerajinan tangan, serta berbagai olahan khas daerah akan difasilitasi untuk dipromosikan kepada tamu internasional.
“Kita ingin produk masyarakat kita tampil dan dikenal. Mulai dari kerajinan tangan, makanan khas, hingga potensi lainnya harus kita siapkan dengan baik,” katanya.
Wali Kota Kendari itu juga menekankan pentingnya kualitas produk yang ditampilkan.
Ia meminta seluruh produk melalui proses seleksi ketat dan dikemas secara menarik agar mampu bersaing di tingkat internasional.
“Yang kita tampilkan harus benar-benar berkualitas. Ini bukan sekadar pameran, tetapi ajang promosi ke dunia luar,” tegasnya.
Selain sektor UMKM, Pemerintah Kota Kendari juga akan mempromosikan potensi pariwisata, perikanan, serta sumber daya alam daerah. Momentum ini diharapkan mampu membuka peluang investasi sekaligus memperluas akses pasar bagi produk lokal.
“Kalau kita manfaatkan dengan baik, ini bisa menjadi pintu masuk investasi dan kerja sama yang lebih luas,” tambahnya.
Pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 juga akan dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-195 Kota Kendari. Kombinasi kedua agenda tersebut diharapkan menghadirkan suasana meriah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada para tamu.
Siska Karina Imran menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak agar kegiatan berjalan sukses. Ia juga membuka ruang kolaborasi bagi dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat.
“Kita ingin kegiatan ini sukses dan memberikan dampak nyata. Masyarakat harus menjadi bagian dari keberhasilan ini,” tandasnya.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan keterlibatan aktif masyarakat, Pemerintah Kota Kendari optimistis UCLG ASPAC 2026 akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat citra daerah di kancah internasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal*




