KENDARI, Kongkritpost.com- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari dan Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat pelayanan publik dan standar gizi anak melalui kegiatan buka puasa bersama serta pengarahan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) se-Sulawesi Tenggara, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan buka puasa bersama RSUD Kendari dihadiri Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., jajaran manajemen rumah sakit, dan seluruh tenaga kesehatan. Pelaksana Tugas Direktur RSUD Kota Kendari, Hasria, turut mendampingi.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota menekankan pentingnya pelayanan prima kepada masyarakat, apalagi selama bulan suci Ramadan. Ceramah keagamaan oleh Abdul Muis mengingatkan tenaga medis bahwa profesi mereka memiliki dimensi ibadah yang tinggi. Ia menekankan bahwa tingginya jumlah pasien bukan beban, melainkan bentuk tanggung jawab mulia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga kesehatan.

“Kalau rumah sakit atau tenaga medis yang bekerja, ketika banyak pasien itu senang atau susah?” tanya Abdul Muis kepada peserta. Hadirin menjawab serentak: “Senang.” Menurutnya, tingginya angka kunjungan lebih menunjukkan kesadaran masyarakat daripada meningkatnya angka sakit.

Selain kegiatan di RSUD, Wali Kota Kendari juga hadir pada agenda evaluasi SPPG se-Sultra di Hotel Claro Kendari yang diselenggarakan BGN. Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Dadang Hendrayudha, memaparkan arahan strategis terkait standarisasi kualitas makanan anak-anak.

Dadang menekankan bahwa seluruh personil SPPG adalah Abdi Negara yang bertanggung jawab menyiapkan generasi emas melalui asupan gizi berkualitas. Ia menegaskan pentingnya dapur-dapur penyedia gizi untuk menghasilkan makanan yang sehat, higienis, dan sesuai komposisi nutrisi yang tepat.

Wali Kota Siska Karina Imran menegaskan bahwa kolaborasi antara RSUD, SPPG, dan pemerintah daerah menjadi kunci memperkuat pelayanan publik dan kesehatan masyarakat. Ia menyoroti perlunya sinergi dalam memberikan layanan, memantau kualitas gizi anak, serta memastikan setiap program sosial dan kesehatan berdampak nyata.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi, membangun kesadaran profesional, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat. “Momentum Ramadan ini bukan hanya ibadah ritual, tapi sarana memperkuat kepedulian sosial dan kualitas pelayanan,” ujarnya.

Dengan kegiatan ini, RSUD Kendari dan SPPG di Sultra menegaskan komitmen mereka untuk memastikan kesehatan masyarakat terjaga, standar gizi anak terpenuhi, dan pelayanan publik berjalan efektif serta amanah*