KENDARI, Kongkritpost.com- Persaingan bisnis perjalanan ibadah di Sulawesi Tenggara kian meningkat. Maharewa Travel resmi membuka kantor agen kemitraan pertamanya di Kota Kendari, Sabtu (18/4/2026), sebagai langkah strategis mendekatkan layanan kepada calon jemaah di wilayah Bumi Anoa.
Direktur Utama Maharewa Travel, Rio Muhammad ST, menegaskan bahwa ekspansi ini bukan sekadar pembukaan cabang, tetapi upaya merebut pasar yang selama ini masih terpusat di luar daerah.
“Hari ini kami bermitra dengan Ibu Hj. Anti untuk menghadirkan agen resmi di Kendari. Tujuannya agar jemaah Sultra tidak lagi bergantung penuh pada layanan luar daerah,” ujarnya.
Dengan mengantongi izin resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), Maharewa Travel mencoba membangun kepercayaan di tengah maraknya kekhawatiran masyarakat terhadap biro perjalanan ilegal. Basis operasional yang telah terbentuk di Makassar menjadi modal untuk menggarap pasar baru di Kendari.
Tahun ini, perusahaan menargetkan lebih dari 1.000 jemaah dengan jadwal keberangkatan rutin setiap bulan melalui embarkasi Makassar. Angka tersebut menunjukkan optimisme tinggi terhadap potensi pasar Sulawesi Tenggara yang dinilai terus tumbuh.
Untuk menarik minat, Maharewa Travel langsung menggelontorkan promo awal musim Umrah 1448 Hijriah. Paket ditawarkan mulai dari Rp31,9 juta dengan keberangkatan dari Kendari, disertai diskon Rp500 ribu bagi pendaftar awal serta bonus merchandise.
Strategi harga dan bonus ini dinilai sebagai langkah agresif untuk menarik perhatian pasar, terutama di tengah persaingan ketat antar travel yang menawarkan paket serupa.
Di sisi lain, pendekatan pelayanan menjadi senjata utama. Agen Maharewa Travel Kendari yang dikelola Hj. Anti memilih mengedepankan layanan tatap muka dibandingkan sistem digital sepenuhnya.
“Kami ingin masyarakat datang langsung, berkonsultasi, dan mendapatkan kepastian. Ini penting untuk membangun rasa aman,” ujarnya.
Kantor yang berlokasi di wilayah Andonuhu tersebut diharapkan menjadi titik kepercayaan baru bagi calon jemaah, terutama di tengah maraknya kasus penipuan travel yang kerap merugikan masyarakat.
Maharewa Travel juga memperluas jangkauan promosi melalui pameran yang digelar di The Park Mall Kendari, sebagai upaya memperkuat brand awareness di pasar lokal.
Langkah ekspansi ini menunjukkan bahwa pasar Umrah di daerah bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi telah menjadi target utama. Pertanyaannya, apakah strategi harga dan pendekatan personal cukup untuk memenangkan kepercayaan jemaah di tengah persaingan yang semakin padat.
Yang jelas, kehadiran kantor fisik di Kendari memberi satu hal yang selama ini dicari masyarakat: kepastian*




