KENDARI, Kongkritpost.com-Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga stabilitas demokrasi melalui Operasi Mantap Praja Anoa 2024. Sebanyak 611 personel gabungan dari Polda Sultra disiagakan khusus untuk mengamankan Debat Kedua Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra 2024, yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Sultan Raja, Kabupaten Kolaka, pada Jumat, 1 November 2024. Langkah pengamanan besar ini diambil untuk memastikan debat berlangsung tertib dan aman.

Sehari sebelum acara, pada Kamis, 31 Oktober 2024, Kapolres Kolaka AKBP Moh. Yosa Hadi, S.I.K., M.M, memimpin apel pengecekan di Lapangan Apel Mapolres Kolaka. Apel ini dilakukan untuk memastikan kesiapan penuh 611 personel yang terlibat dalam pengamanan. Yosa Hadi secara langsung memeriksa kesiapan setiap personel yang akan ditempatkan di berbagai titik strategis di sekitar lokasi debat, mulai dari pintu masuk hingga lokasi utama. Setiap petugas diberi instruksi rinci untuk menjaga ketertiban, mencegah gangguan, dan memberikan pengamanan maksimal selama acara berlangsung.

Sebagai lembaga negara yang diamanahi tanggung jawab menjaga ketertiban umum, Polri, khususnya Polda Sultra, memegang peran sentral dalam mengawal proses demokrasi. Kehadiran 611 personel gabungan ini adalah wujud nyata dari komitmen Polda Sultra untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus mendukung terlaksananya proses pemilihan secara damai. Kehadiran aparat tidak hanya menjadi simbol stabilitas, tetapi juga jaminan bagi para calon dan pendukung mereka untuk menjalani tahapan debat tanpa gangguan.

Dengan persiapan yang matang dan pengamanan yang terstruktur, Polda Sultra berharap Debat Kedua Cagub dan Cawagub Sultra 2024 berjalan lancar dan kondusif. Harapannya, upaya ini tidak hanya mendukung kelancaran acara, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata bagi pesta demokrasi yang aman, nyaman, dan damai di Sulawesi Tenggara.

Operasi Mantap Praja Anoa 2024 ini menjadi bukti bahwa Polda Sultra siap mengawal demokrasi demi masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Sulawesi Tenggara( Red)