KENDARI, Kongkritpost.com- Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu malam, 21 Juni 2025. Acara pembukaan yang berlangsung khidmat di Hotel Azizah Syahriah, Kota Kendari, dihadiri sejumlah tokoh penting daerah.

Screenshot 20250622 062442 Facebook Screenshot 20250622 062431 Facebook

STQH tahun ini mengusung tema “Melalui STQH Prov. Sultra Kita Tingkatkan Pemahaman Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Unggul untuk Sulawesi Tenggara Maju Menuju Masyarakat Aman, Sejahtera dan Religius”. Tema ini menjadi refleksi komitmen bersama dalam memperkuat nilai-nilai keislaman serta membina generasi muda yang Qur’ani dan berakhlak mulia.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an dan Hadis sebagai sumber utama pedoman hidup umat Islam. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa siapa yang berpegang pada Al-Qur’an dan Sunnah tidak akan tersesat selama-lamanya.

Screenshot 20250622 062438 Facebook

“Al-Qur’an dan Hadis bukan hanya sumber akidah, tetapi juga mengandung nilai-nilai moral, sosial, serta ilmu pengetahuan. Keduanya mengajarkan kejujuran, kasih sayang, dan kepedulian sosial yang seharusnya kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Gubernur.

Ia menegaskan bahwa STQH harus dimaknai lebih dari sekadar ajang perlombaan membaca dan menghafal. Menurutnya, STQH adalah sarana strategis untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci dan membentuk karakter unggul di kalangan generasi muda.

Screenshot 20250622 062456 Facebook

“Tema yang kita usung mencerminkan keinginan besar untuk menciptakan generasi Qur’ani yang berdaya saing dan berakhlak mulia. Semangat ini harus hidup dan tumbuh di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara,” imbuhnya.

Gubernur juga mengapresiasi pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan STQH melalui aplikasi E-MTQ, hasil kolaborasi dengan Kementerian Agama RI. Ia mendorong seluruh kabupaten/kota di Sultra untuk mengadopsi sistem ini guna menciptakan pelaksanaan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.

Screenshot 20250622 062501 Facebook

Menjelang pelaksanaan STQH Nasional 2025 yang juga akan digelar di Kendari, Gubernur menyampaikan harapan agar penyelenggaraan event nasional ini dapat memberikan dampak positif, khususnya bagi ekonomi lokal dan pelaku UMKM.

“Diperkirakan lebih dari 4.000 peserta dan pendamping akan hadir di Kendari. Ini tentu menjadi peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Screenshot 20250622 062513 Facebook

Gubernur juga menyerukan agar seluruh elemen masyarakat berperan aktif menyukseskan STQH Nasional, sembari menekankan pentingnya integritas dan kejujuran dalam proses penjurian.

“Kepada dewan hakim, mari kita junjung tinggi integritas. Penilaian yang jujur mencerminkan kualitas sesungguhnya dari para peserta,” tegasnya.

Screenshot 20250622 062508 Facebook

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sultra, H. Muhammad Saleh, dalam sambutannya mengingatkan bahwa STQH adalah media untuk menginternalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menilai momentum ini sangat strategis untuk melahirkan generasi muda yang tangguh secara spiritual dan moral.

Ia juga menyinggung sejarah STQH, di mana Sultra pernah menjadi tuan rumah tingkat nasional pada 1992, dan kembali dipercaya mengemban peran serupa pada tahun ini. Ia menyebut ini sebagai “lembaran baru sejarah STQH di tangan Gubernur ASR.”

Ketua Panitia Penyelenggara yang juga Plt. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Sultra, Nur Saleh, melaporkan bahwa STQH ke-28 ini diselenggarakan berdasarkan Keputusan Gubernur Sultra Nomor 100.3.3.1/155 Tahun 2025, dan berlangsung mulai 19 hingga 27 Juni 2025 di Hotel Azizah Syahriah Kendari.

Total peserta yang terdaftar berjumlah 278 orang, mewakili 17 kabupaten/kota se-Sultra. Seluruh pendaftaran dilakukan melalui aplikasi digital E-MTQ.

Adapun cabang lomba yang dipertandingkan antara lain:

1. Tilawatil Qur’an (kategori anak-anak dan dewasa)

2. Hafalan Al-Qur’an 1 juz dengan tilawah serta 10 juz

3. Hafalan Al-Qur’an 5 juz dengan tilawah serta 20 juz

4. Hafalan 30 juz dan tafsir Al-Qur’an berbahasa Arab

5. Hafalan 100 hadis beserta sanad dan 500 hadis tanpa sanad

6. Penulisan Karya Tulis Ilmiah Hadis

Selain itu, dalam acara pembukaan dilakukan pula pelantikan Dewan Hakim dan Panitera STQH, yang diawali dengan pembacaan SK Gubernur oleh Sekretaris LPTQ Sultra. Gubernur memimpin langsung pelantikan dengan membacakan naskah pelantikan secara khidmat.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Sultra, Forkopimda, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Provinsi, Kabinda Sultra, Sekretaris Daerah Sultra (selaku Ketua Umum LPTQ Provinsi), Kepala BPK RI Perwakilan Sultra, pimpinan lembaga peradilan, TNI-Polri, para Bupati dan Wali Kota, pimpinan instansi vertikal, tokoh ormas Islam, akademisi, serta pimpinan lembaga pendidikan keagamaan.

Pembukaan STQH ke-28 Tingkat Provinsi ini bukan hanya menandai dimulainya seleksi peserta ke tingkat nasional, tetapi juga menjadi momentum membangun masyarakat Qur’ani yang cerdas, religius, dan memiliki karakter kuat.

Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Sulawesi Tenggara optimis dapat menjadi tuan rumah STQH Nasional 2025 yang sukses secara pelaksanaan dan substansi, sekaligus memberikan manfaat luas bagi masyarakat daerah( Red)