JAKARTA Kongkritpost.com- Forum Komunikasi Dosen Seluruh Indonesia (FKDSI) terus memperkuat konsolidasi nasional menjelang pelantikan Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Dua agenda tersebut diproyeksikan menjadi tonggak awal lahirnya gerakan kolektif para dosen untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan bangsa.

Sebagai bagian dari persiapan, FKDSI menggelar Silaturahmi Kebangsaan secara daring yang diikuti pengurus serta dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Forum ini menjadi ruang menyatukan gagasan, memperkuat komunikasi organisasi, sekaligus merumuskan arah kebijakan FKDSI ke depan.

Ketua Dewan Pembina FKDSI, Brigjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Drs. Muh. Elia Wasono Mastoko, S.H., M.M., Adv., menegaskan bahwa dosen memiliki posisi strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, organisasi dosen harus mampu menjadi perekat antarakademisi sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi melalui semangat profesionalisme, integritas, dan kolaborasi Ujar Sabtu (4/7/2026)

Silaturahmi tersebut dipimpin Ketua Umum DPP FKDSI, Andi Herenal Daeng Toto, didampingi Sekretaris Jenderal Prof. Esti Handayani Hardi. Dalam pemaparannya, keduanya menjelaskan perkembangan pembentukan organisasi, kesiapan pelantikan pengurus pusat, hingga agenda Rakernas yang akan menjadi forum penyusunan program kerja nasional.

FKDSI juga memperkuat struktur organisasinya dengan menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan akademisi sebagai dewan organisasi. Mereka antara lain Prof. Rokhmin Dahuri sebagai Ketua Dewan Penasihat, Prof. Gumilar Rusliwa Somantri sebagai Ketua Dewan Pertimbangan, Prof. Nyarwi Ahmad sebagai Ketua Dewan Pakar, serta Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni sebagai Ketua Majelis Kehormatan dan Etik.

Keterlibatan para tokoh tersebut dinilai menjadi modal penting untuk membangun organisasi yang independen, kredibel, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam pengembangan pendidikan tinggi.

Selain membahas agenda pelantikan dan Rakernas, para peserta juga mendiskusikan penguatan jejaring antardosen, kolaborasi lintas perguruan tinggi, peningkatan kualitas riset, hingga pengembangan inovasi yang dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Melalui pelantikan DPP dan Rakernas mendatang, FKDSI menargetkan lahirnya berbagai program strategis yang memperkuat kapasitas dosen Indonesia sekaligus mendorong perguruan tinggi menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045*