MEDAN, Kongkritpost.com- Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Aula Hotel Grand City Hall, Kota Medan, Rabu (1/7/2026). Forum tahunan tersebut menjadi ajang berkumpulnya para wali kota se-Indonesia untuk memperkuat sinergi, bertukar inovasi, sekaligus merumuskan arah pembangunan perkotaan yang lebih adaptif terhadap tantangan zaman.

IMG 20260702 WA0023 1140x762 1

Pembukaan Rakernas dilakukan secara simbolis melalui pemukulan bedug oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto. Prosesi tersebut menandai dimulainya rangkaian kegiatan APEKSI yang berlangsung sejak 28 Juni hingga 4 Juli 2026 dengan berbagai agenda strategis yang melibatkan kepala daerah, perangkat pemerintah kota, dunia usaha, hingga kalangan generasi muda.

Dalam sambutannya, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia. Ia menilai Rakernas APEKSI bukan sekadar agenda organisasi pemerintah daerah, melainkan ruang bersama untuk membangun kolaborasi antarkota dalam menghadapi berbagai persoalan perkotaan yang semakin kompleks.

IMG 20260702 WA0036 1140x762 1

Menurut Rico, tantangan pembangunan kota saat ini tidak bisa diselesaikan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan pertukaran pengalaman, inovasi, serta kolaborasi yang kuat agar setiap daerah mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan pembangunan yang berkelanjutan.

Rakernas XVIII APEKSI menghadirkan berbagai forum pembahasan yang menyentuh sektor-sektor strategis. Mulai dari forum ketahanan pangan, lingkungan hidup, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), investasi, digitalisasi pelayanan publik, hingga Ladies Program dan Indonesia City Expo yang menjadi wadah promosi potensi daerah serta peluang investasi bagi setiap kota.

IMG 20260702 WA0029 1140x762 1

Selain itu, forum juga diramaikan oleh Youth City Changers (YCC), yang menghadirkan delegasi muda dari berbagai kota di Indonesia. Kehadiran mereka menjadi simbol pentingnya keterlibatan generasi muda dalam merancang masa depan kota yang lebih inklusif, kreatif, dan berbasis teknologi.

Rico menegaskan, seluruh rekomendasi yang dihasilkan dalam Rakernas harus diwujudkan dalam bentuk kebijakan dan program nyata. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah forum bukan diukur dari banyaknya dokumen yang dihasilkan, melainkan sejauh mana hasil pembahasannya dapat diimplementasikan setelah para peserta kembali ke daerah masing-masing.

IMG 20260702 WA0043 1140x762 1

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengajak seluruh kepala daerah untuk terus menjaga integritas dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, komunikasi yang intensif antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi salah satu kunci dalam mencegah munculnya persoalan hukum maupun kendala administratif.

Ia menegaskan bahwa Kementerian Dalam Negeri selalu membuka ruang konsultasi dan pendampingan bagi seluruh kepala daerah. Dengan komunikasi yang cepat dan koordinasi yang baik, berbagai persoalan dapat diselesaikan lebih dini sehingga pelaksanaan pemerintahan tetap berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.

IMG 20260702 WA0081 scaled 1

Keikutsertaan Wali Kota Kendari dalam Rakernas XVIII APEKSI menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kendari untuk terus memperkuat kapasitas pemerintahan, memperluas jejaring kerja sama antardaerah, serta mengadopsi berbagai praktik terbaik yang berkembang di kota-kota lain. Forum nasional ini juga diharapkan melahirkan berbagai gagasan baru dalam mempercepat transformasi digital, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat iklim investasi, dan menghadirkan pembangunan yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat*