KENDARI, Kongkritpost.com- Keuntungan perusahaan daerah tidak semestinya hanya berhenti menjadi angka dalam laporan keuangan. Sebagian di antaranya perlu kembali ke masyarakat dalam bentuk manfaat yang bisa dirasakan langsung.

FB IMG 1793759613711

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyatakan semangat itulah yang ditunjukkan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) melalui penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp635 juta kepada empat kabupaten di Sulawesi Tenggara Ujarnya selasa (3/11/2026)

Program yang disalurkan pada awal November 2026 tersebut menyasar Kabupaten Wakatobi, Muna, Kolaka, dan Muna Barat.

Penyaluran ini menjadi bagian dari kontribusi Bank Sultra dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus memperkuat hubungan antara dunia perbankan dan pemerintah kabupaten.

FB IMG 1793759609295

Empat daerah tersebut menjadi penerima manfaat dengan kebutuhan pembangunan yang beragam. Mulai dari fasilitas pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, hingga sarana keagamaan.

Di Wakatobi, dukungan CSR diarahkan pada penguatan fasilitas publik dan kawasan pesisir yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata. Sebagai daerah yang memiliki potensi wisata bahari, ketersediaan infrastruktur penunjang menjadi salah satu kebutuhan penting.

Sementara di Kabupaten Muna, bantuan difokuskan pada pemberdayaan masyarakat, fasilitas kesehatan dasar, serta dukungan bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

FB IMG 1793759605227

Untuk Kabupaten Kolaka, perhatian diberikan pada sektor pendidikan, pelestarian lingkungan, dan infrastruktur sosial yang menunjang aktivitas masyarakat.

Adapun di Muna Barat, bantuan diarahkan pada penguatan fasilitas keagamaan, pendidikan nonformal, serta program kesehatan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting.

Secara umum, program CSR tersebut mencakup empat bidang utama. Yakni kesehatan, pendidikan dan literasi, lingkungan hidup, serta keagamaan.

Pada sektor kesehatan, dukungan diarahkan untuk membantu peningkatan fasilitas pelayanan dan program perbaikan gizi masyarakat.

FB IMG 1793759600777

Di bidang pendidikan, Bank Sultra mengambil bagian melalui dukungan terhadap sarana pembelajaran dan pengembangan literasi. Sementara sektor lingkungan mendapat perhatian melalui program penghijauan dan edukasi kebersihan lingkungan.

Dukungan terhadap rumah ibadah dan kegiatan sosial keagamaan juga menjadi bagian dari program tersebut.

Bagi Bank Sultra, CSR bukan sekadar agenda rutin perusahaan. Program ini menjadi salah satu instrumen untuk memastikan keberadaan bank pembangunan daerah memiliki manfaat yang lebih luas daripada aktivitas transaksi keuangan.

Sebagai bank milik daerah, Bank Sultra memiliki posisi strategis dalam mendukung ekosistem pembangunan Sulawesi Tenggara. Karena itu, keterlibatan dalam program sosial menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat tempatnya tumbuh.

Penyaluran Rp635 juta ke empat kabupaten tersebut juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara sektor perbankan dan pemerintah daerah. Kebutuhan masyarakat tidak seluruhnya dapat diselesaikan melalui anggaran pemerintah. Dukungan dari badan usaha milik daerah dapat menjadi pelengkap untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan publik.

Namun, ukuran keberhasilan CSR tentu bukan semata-mata besarnya dana yang disalurkan. Dampak nyata, ketepatan sasaran, transparansi penggunaan, serta keberlanjutan program menjadi hal yang tidak kalah penting.

Masyarakat membutuhkan fasilitas yang benar-benar berfungsi, bukan sekadar bantuan yang tercatat dalam laporan kegiatan.

Dengan alokasi Rp635 juta tersebut, Bank Sultra diharapkan terus memperluas kontribusinya bagi pembangunan di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara.

Sebab, bank pembangunan daerah pada akhirnya tidak hanya dinilai dari seberapa besar bisnis yang mampu dikembangkan, tetapi juga dari seberapa jauh keberadaannya memberi manfaat bagi daerah yang menjadi rumahnya*