KENDARI, Kongkritpost.com-Pada awal September 2023, di awal kepemimpinan Andap, inflasi Sultra mencapai 3,46%, menempati peringkat kedua tertinggi secara nasional. Pada Oktober 2023, angka tersebut turun menjadi 3,14%, dan pada November turun lagi menjadi 2,87%. Pada awal 2024, inflasi Sultra mencapai 2,58%, menempati peringkat ke-14 terendah di seluruh Indonesia—di bawah inflasi nasional sebesar 2,61%.

Andap menekankan perlunya pendekatan komprehensif terhadap inflasi, melibatkan seluruh 17 kabupaten/kota di Sultra, bukan hanya fokus pada Baubau dan Kendari seperti yang awalnya dilakukan oleh Pemerintah Pusat. Ujarnya (26/1/2024)

Strategi kunci melibatkan koordinasi intensif, identifikasi dan analisis masalah inflasi di seluruh wilayah, serta kebijakan anggaran. Andap menekankan pentingnya melibatkan pemerintah daerah dan mempertimbangkan kondisi geografis Sultra.

Langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah provinsi termasuk mengintegrasikan data neraca pangan dari semua kabupaten/kota, melaksanakan Gerakan Pangan Murah, mobilisasi Satgas Pangan untuk operasi pasar, distribusi bantuan pangan, penanaman bibit sayur, dan dukungan pengembangan teknologi pertanian.

Pendekatan inovatif Andap melibatkan kerjasama dengan lembaga pendidikan untuk data yang akurat. Inisiatif Data Desa/Kelurahan Presisi, yang diluncurkan bersama universitas-universitas, bertujuan memberikan dasar data yang tepat untuk analisis pembangunan dan inflasi.

Peningkatan Efisiensi dan Pengendalian Inflasi di Sulawesi Tenggara di Bawah Kepemimpinan Pj Gubernur Andap Budhi Revianto

Andap mengucapkan terima kasih kepada para pemangku kepentingan dan masyarakat atas peran aktif mereka. Pada tahun 2024, Sultra menambah dua kabupaten lagi, Konawe dan Kolaka, untuk dinilai inflasinya oleh Pemerintah Pusat dengan target inflasi sebesar 2,08%.

Andap menegaskan kelanjutan dari tujuh strategi tersebut, berjanji untuk terus berinovasi menghadapi dinamika yang fluktuatif dengan langkah-langkah yang terencana, terarah, terukur, dan tepat sasaran dalam menangani inflasi( Red)