KENDARI, Kongkritpost.com- Polda Sulawesi Tenggara menggelar Apel Siaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Lapangan Eks MTQ Kendari, Jumat (20/2/2026). Apel ini menjadi penanda kesiapan aparat dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama Ramadan.
Apel siaga dipimpin langsung Kapolda Sultra Didik Agung Widjanarko dan dihadiri Wakapolda Sultra Gidion Arief Setyawan, unsur TNI, pimpinan instansi pemerintah, serta sejumlah pejabat daerah. Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, di antaranya Danrem 143/Halu Oleo, Lanud Halu Oleo, Lanal Kendari, DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, serta sejumlah pejabat utama Polda Sultra.
Apel ini melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, unsur pengamanan swakarsa, Senkom Mitra Polri, organisasi kemasyarakatan, komunitas ojek online hingga pelajar SMA.
Dalam amanatnya, Kapolda Sultra menegaskan bahwa apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan seluruh unsur dalam menjaga stabilitas keamanan selama Ramadan.
“Bulan Ramadan merupakan momentum yang sarat dengan keberkahan. Namun meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat juga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, sehingga perlu kita antisipasi bersama,” ujar Kapolda.
Ia menekankan pentingnya pemantauan situasi serta potensi kerawanan di setiap wilayah. Penanganan harus dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur agar situasi tetap terkendali.
Kapolda juga menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Selain itu, seluruh personel diminta mengedepankan langkah preventif dan preemtif dengan pendekatan humanis. Kesiapsiagaan personel di lapangan harus ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan, termasuk memperkuat patroli rutin di titik-titik strategis.
Tidak hanya soal keamanan, pengaturan aktivitas masyarakat juga menjadi perhatian, termasuk pasar tumpah di pinggir jalan yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan gangguan lalu lintas.
Di sisi lain, pengawasan terhadap ketersediaan serta distribusi bahan pokok juga menjadi fokus untuk mencegah lonjakan harga selama Ramadan. Kapolda memastikan penegakan hukum tetap dilakukan secara proporsional dengan mengutamakan langkah pencegahan.
Melalui apel siaga ini, diharapkan seluruh rangkaian ibadah Ramadan di wilayah Sulawesi Tenggara dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat(Red)



