KENDARI, Kongkritpost.com- Langkah Bank Sultra dalam mendorong transformasi digital perbankan kian menunjukkan hasil konkret. Dalam forum Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sulawesi Tenggara, Bank Sultra sukses mencatatkan prestasi sebagai Juara II Akuisisi QRIS Tahun 2025.

FB IMG 1770462966014

Penghargaan tersebut diumumkan dalam pertemuan strategis BMPD Sultra yang dikemas dalam agenda Sunset Privat Trip di atas Kapal Pinisi Kendari, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini dihadiri para pimpinan bank umum yang beroperasi di wilayah Kendari.

BMPD Sultra sendiri merupakan forum koordinasi perbankan daerah yang berada di bawah pembinaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Tenggara.

FB IMG 1770462971149

Capaian Bank Sultra dinilai mencerminkan keberhasilan memperluas penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara masif sepanjang 2025. Data menunjukkan, Bank Sultra berhasil membukukan:

16.894 pengguna QRIS,

649 merchant aktif, serta 403.373 transaksi digital.

Angka tersebut menempatkan Bank Sultra sebagai salah satu bank daerah dengan pertumbuhan ekosistem QRIS paling progresif di Sulawesi Tenggara.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar angka statistik, melainkan hasil dari konsistensi transformasi layanan berbasis digital.

“Penghargaan ini menjadi pemacu bagi kami untuk terus memperkuat layanan keuangan digital. QRIS telah terbukti mempermudah transaksi masyarakat dan pelaku usaha, sekaligus mendorong inklusi keuangan di daerah,” kata Andri.

Ia menambahkan, Bank Sultra akan terus memperluas penetrasi QRIS, terutama di sektor UMKM dan layanan publik, sejalan dengan kebutuhan masyarakat akan sistem pembayaran yang cepat, aman, dan efisien.

Selain pemberian apresiasi QRIS, agenda BMPD Sultra juga dirangkaikan dengan peluncuran Album ‘Rupiah Meambo 2026’, sebuah karya musik orisinal dari KPwBI Sultra yang terdiri dari 10 lagu dan telah tersedia di platform Spotify.

Album tersebut menjadi bagian dari kampanye Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, yang bertujuan meningkatkan literasi masyarakat sekaligus memperkuat kecintaan terhadap rupiah melalui pendekatan kreatif dan budaya lokal.

Sinergi antara perbankan daerah, regulator, dan inovasi digital ini diharapkan semakin memperkokoh fondasi ekonomi digital Sulawesi Tenggara ke depan(Red)