KENDARI, Kongkritpost.com- Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Setda Sultra), Sukanto Toding, secara resmi membuka Rapat Analisis Capaian Kinerja Pembangunan Daerah. Agenda ini digelar di Hotel Kubah 9 Kendari pada Senin, 4 Agustus 2025, dengan fokus pada integrasi data monitoring serta pengendalian pembangunan lintas perangkat daerah.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sultra, para sekretaris OPD, pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), serta perwakilan dari berbagai organisasi perangkat daerah.
Dalam laporan pembukaannya, Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Pelaporan Biro Administrasi Pembangunan, Nurbia, menyampaikan bahwa rapat ini ditujukan untuk mengevaluasi pelaksanaan berbagai program pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur.
“Monitoring terhadap seluruh kegiatan infrastruktur dari masing-masing perangkat daerah tidak dapat dilakukan secara menyeluruh secara langsung, sehingga salah satu strategi kami adalah mengadakan forum koordinasi seperti ini,” ujar Nurbia.
Ia menambahkan, forum ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi mengenai capaian kinerja pembangunan daerah serta merumuskan langkah-langkah tindak lanjut guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program ke depan.
“Selama kegiatan ini, peserta akan dibagi dalam 10 kelompok desk verifikasi. Masing-masing kelompok akan melakukan verifikasi terhadap 25 hingga 30 proyek infrastruktur yang berasal dari berbagai OPD. Hasil dari proses ini akan dirangkum dalam laporan analisis capaian kinerja yang akan menjadi bahan rapat evaluasi semester pertama,” jelasnya.
Nurbia juga menekankan pentingnya ketersediaan data yang akurat dan terkini dari setiap OPD. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak perangkat daerah yang telah melaksanakan progres pembangunan, tetapi belum melaporkan secara lengkap ke Biro Administrasi Pembangunan.
“Kami berharap melalui forum ini, data yang diterima benar-benar sudah diperbarui dan valid, agar laporan yang kami susun bisa menjadi acuan terbaik untuk pimpinan,” tandasnya.
Rapat ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi lintas sektor demi meningkatkan kualitas pelaksanaan pembangunan daerah di Sulawesi Tenggara( Red)



