KENDARI, Kongkritpost.com- Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur, Senin pagi (5/5/2025).

Screenshot 20250508 062609 Facebook

Apel yang diikuti oleh ribuan ASN tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Sultra, para pejabat eselon II, staf ahli gubernur, kepala OPD, kepala biro, serta pejabat fungsional dari berbagai instansi di lingkungan Pemprov.

Dalam amanatnya, Wakil Gubernur menekankan bahwa apel gabungan ini sarat dengan makna karena dilaksanakan bertepatan dengan refleksi dari sejumlah peringatan penting: Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei, Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Tenggara, Hari Jadi Kabupaten Konawe Selatan, serta HUT Kota Kendari.

Screenshot 20250508 062618 Facebook

Menurutnya, momen ini menjadi pengingat penting bagi seluruh ASN akan tanggung jawab terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan dan etos kerja yang baik.

Hugua menyoroti bahwa sistem pendidikan nasional berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tidak semata-mata berorientasi pada kecerdasan intelektual.

Screenshot 20250508 062627 Facebook

Dari enam tujuan pendidikan nasional, lima di antaranya mengarah pada pembentukan karakter, spiritualitas, akhlak, serta integritas peserta didik. “Dalam pendidikan tidak ada kata gagal, yang ada hanyalah belajar dan sukses. Ini harus menjadi prinsip hidup dan prinsip kerja seluruh ASN,” ujar Hugua dengan nada tegas.

Ia mengapresiasi adanya peningkatan disiplin kehadiran ASN sejak pelantikannya pada 20 Februari 2025. Data menunjukkan bahwa kehadiran ASN di awal jam kerja (pukul 07.45 WITA) meningkat signifikan dari hanya 8–10 persen menjadi 50–60 persen. Ia berharap, tren positif ini terus meningkat hingga mencapai 80–90 persen di masa mendatang.

Screenshot 20250508 062659 Facebook

Wakil Gubernur menegaskan bahwa disiplin bukan hanya rutinitas administratif, tetapi cerminan nilai moral dan komitmen sebagai abdi negara.

“Disiplin adalah mahkota ASN. Di dalamnya terkandung etika, dedikasi, dan integritas terhadap tugas. Bahkan, disiplin mampu merangsang hormon positif dalam tubuh seperti endorfin, dopamin, oksitosin, dan serotonin, yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas kerja,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Sultra, lanjut Hugua, telah menyusun skema evaluasi disiplin yang akan diterapkan secara berkala.

Salah satunya dengan menetapkan tanggal 17 setiap bulan sebagai momentum pengumuman ASN dan instansi dengan tingkat kehadiran terbaik dan terendah, bertepatan dengan Hari Kesadaran Nasional. “ASN dan unit kerja terbaik akan kami beri penghargaan berdasarkan kinerja dan disiplin mereka,” tutupnya( Red)